Bahasa | English


PARIWISATA

3 Destinasi Alam Indonesia Ini Cocok Untuk Rute Bersepeda

6 May 2019, 09:33 WIB

Dengan rimbunnya pepohonan, Indonesia terkenal sebagai paru-paru dunia. Keindahan alam Indonesia memang bisa dinikmati dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan bersepeda.


3 Destinasi Alam Indonesia Ini Cocok Untuk Rute Bersepeda Ilustrasi Bersepeda. Sumber foto: Istock

Serunya bersepeda di tengah alam Indonesia. Selain menyehatkan, juga bisa menikmati kesegaran suasana alami. Danau, sawah, pegunungan, laut, dan pedesaan yang asri adalah kombinasi dari pemandangan Indonesia yang akan menambah semangat berolahraga.

Apalagi bagi yang tinggal di perkotaan. Belenggu dari rutinitas keseharian, langsung hilang ketika kaki mengayuh pedal sepeda.  Tak heran, jika olahraga bersepeda semakin digemari masyarakat. Termasuk kegiatan bersepeda bersama di alam semakin ramai diselenggarakan. dikemas sebagai event Gowes Sambil Berwisata Alami.

Banyak sekali spot di alam Indonesia yang bisa dijadikan sebagai pilihan rute bersepeda. Bahkan beberapa daerah telah populer dimanfaatkan sebagai jalur bersepeda bersama.

     1. Menyapa Masyarakat Pedesaan Kabupaten Tulungagung

Sesuai dengan moto daerah Tulungagung Ayem Tentram, Mulyo lan Tinoto yang berarti aman, damai, dan tentram, masyarakat Tulungagung terkenal dengan keramahannya. Di daerah ini, para pelancong yang gemar bersepeda akan banyak mendapatkan senyuman dan sapaan dari masyarakat sekitar. Sesekali bertemu masyarakat yang sedang bekerja akan menunjukkan rute terbaik untuk bersepeda.

Kabupaten Tulungagung terletak di Provinsi Jawa Timur. Hamparan sawah dan pepohonan sepanjang jalan membuat perjalanan bersepeda selama satu jam, seakan terasa hanya beberapa menit saja. Medan yang ditemui berupa jalanan berkelok-kelok, dan pegunungan menjadi tantangan tersendiri. Tentu hal ini akan terasa menyenangkan jika kegiatan bersepeda diselingi dengan canda tawa bersama teman. Tak perlu takut kehabisan minum, bisa mampir ke kedai kopi ala pedesaan yang mudah ditemui di sudut desa.

     2. Nuansa Hangat Pulau Rempah-Rempah

Tidak hanya pegunungan, Wilayah pantai Pulau Ternate di Provinsi Maluku Utara ternyata juga cocok dijadikan tempat bersepeda. Meski bersepeda pusat kota Ternate, namun kesegeran udaranya tidak kalah dengan daerah pedesaan. Daerah yang terkenal penghasil rempah-rempah ini memiliki udara yang hangat di pagi hari.

Bagi traveler yang hendak bersepeda di Ternate, bisa memulai dari kawasan land mark dilanjutkan menyusuri ke arah utara hingga mengelilingi pulau Ternate. Beberapa tanjakan terjal akan ditemukan, menjadi sensasi menantang tersendiri. Meski begitu, sebagian besar perjalanan selama bersepeda akan disuguhkan oleh pemandangan pantai. Warung kopi tradisonal dipinggir jalan bisa dijadikan checkpoint sembari menikmati eksotisnya pantai Ternate.

Perjalanan bersepeda bisa diakhiri dengan menyantap kuliner khas Indonesia Timur dan berkunjung ke tempat-tempat sarat sejarah.

     3. Memandangi Gunung Rinjani di Lombok

Menikmati gunung Rinjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat dengan bersepeda memberikan sensasi keseruan yang berbeda. Sudah banyak yang menggunakan jalur Gunung Rinjani sebagai rute bersepeda. Apalagi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani telah meresmikan dan tengah merapihkan pembukaan jalur sepeda.

Tentunya jalur bersepeda berbeda dengan jalur pendaki. Jalur yang bisa diakses para pecinda sepeda gunung, yakni di Area Sembalun. Jalurnya sedikit menanjak dan berbahan dasar batu krikil. Menambah adrenalin untuk terus semangat bersepeda.

Jika ingin memandangi megahnya Gunung Rinjani dari kejauhan, traveler hanya cukup bersepeda menuju Desa Senggigi, yang juga termasuk kawasan Gunung Rinjani. Letak desanya berada di lereng Gunung, udara sejuk dan pemandangan hijau menemani sepanjang perjalanan. Pemandangan nuansa perkampungan khas Indonesia pun akan banyak ditemui. (K-MP)

Wisata
Ragam Terpopuler
Menjaga Ikan Manta Tetap Menari
Setiap induk ikan pari manta hanya melahirkan seekor anakan dalam rentang waktu dua hingga lima tahun sekali. Sayangnya, perburuan hewan itu masih saja terjadi. ...
Kerancang Bukittinggi, Sehelai Karya Seni Bernilai Tinggi
Kerajinan bordir Sumbar mulai berkembang pada 1960 dan mencapai puncak kejayaannya pada era 1970-an hingga awal 1990. Salah satu produk kerajinan bordir Sumbar yang terkenal adalah kerancang. ...
Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh
Maraknya perburuan dan pembalakan hutan membuat populasi ceumpala kuneng di hutan liar Aceh menjadi semakin terdesak. Kini satwa itu berstatus terancam punah. ...
Sensasi Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya
Awalnya nasi tutug oncom adalah menu makanan harian bagi masyarakat kelas bawah di tanah Sunda pada era 1940-an. Rasanya yang enak membuat lambat laun makanan ini naik kelas. ...
Kecap Manis: Jejak Silang Budaya Nusantara dan Tiongkok
Awalnya pedagang Tionghoa datang membawa kecap asin. Tapi sesampainya di Jawa kecap asin tidak laku. Gula kelapa jadi solusi, dan kecap asin pun berubah menjadi kecap manis. ...
Uniknya Danau Asin Satonda
Danau Satonda memiliki kadar asin melebihi air laut di sekitarnya dan menyebabkan hampir semua jenis moluska musnah. Konon air danau berasal dari air mata penyesalan Raja Tambora. ...
Tekad dan Patih Kembali ke Habitat Asli
Di habitat alamiahnya, banteng jawa terancam oleh pemburuan liar dan degradasi genetik. Masuk daftar spesies langka yang terancam punah. ...
Kidung Keselamatan Semesta dari Kaki Gunung Slamet
Masyarakat di sekitar kaki Gunung Slamet yang membentang dari wilayah karesidenan Banyumas hingga  karesidenan Pekalongan mengadakan “Sedekah Bumi”. Wujud kesetiaan memelihara tradisi...
Menikmati Surga Bumi di Kaki Borobudur
Sejumlah lokasi wisata di Magelang mulai menggeliat di masa adaptasi kebiasaan baru. Candi Borobudur kini bukan satu-satunya destinasi wisata di sana. ...
Meningkatkan Sistem Imun, Mencegah Virus Masuk
Ada tiga mekanisme respons imun untuk mengeliminasi infeksi virus, yaitu melalui antibodi, dengan mekanisme sitotoksik, dan melalui interferon. ...