Bahasa | English


KULINER

Sroto Sokaraja, Soto Gurih dari Bumi Ngapak

11 October 2020, 09:29 WIB

Bukan saja menjadi kuliner andalan warga Banyumas dan sekitarnya, Sroto Sokaraja bahkan kondang di antero negeri.


Sroto Sokaraja, Soto Gurih dari Bumi Ngapak Sroto Sokaraja. Foto: Istimewa

Tak lengkap rasanya jika Anda melintas di Jl Raya Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, tapi tidak mampir menikmati Soto Sokaraja dengan saus sambal kacang yang menggoyang lidah.

Soto jenis itu banyak ditemukan di sepanjang jalan yang letaknya kurang lebih 16 kilometer ke arah barat Purwokerto atau 8 kilometer arah timur Kota Purwokerto. Oleh wong Banyumas, masakan itu dikenal dengan sebutan "sroto", soto dengan ciri khas saus sambal kacang. Di sepanjang jalan raya utama Sokaraja, berderet penjual soto Sokaraja, seperti Soto Kecik dan Soto Lama H Muradi. Itu adalah yang paling tua karena sudah berjualan sejak 1970-an.

Sroto Sokaraja ini bukan saja kuliner andalan warga Banyumas dan sekitarnya. Santapan ini juga menjadi salah satu makanan tradisional yang terkenal di Indonesia. Kini, warung atau restoran Sroto Banyumas tersebar di sejumlah kota besar di tanah air.

Apa ciri khas Sroto Sokaraja? Tidak lain, memakai ketupat dan bumbu sambal kacang dalam campuran kuah sotonya. Selain itu, Sroto Sokaraja juga menggunakan krupuk khusus dari bahan singkong dalam penyajiannya, yaitu “krupuk cantir”. Krupuk cantir ini biasanya berwarna merah atau putih. Selain warnanya yang unik, rasa dari krupuk cantir ini menambah nikmat Sroto Sokaraja ini.

Sajian Sroto Sokaraja ini dalam proses pembuatannya hampir sama dengan soto pada umumnya. Kuah yang digunakan terbuat dari kaldu daging sapi sandung lamur yang dimasak dengan bumbu khusus sehingga memberikan cita rasa yang khas. Selain itu, kuah pada Sroto Sokaraja ini cenderung lebih bening dan berwarna kekuningan.

Bagaimana resepnya membuat Sroto Sokaraja? Silakan menyiapkan bahan-bahan seperti lima sendok makan (sdm) minyak sayur sebagai bahan menumis, 100 gram (gr) suun lalu rendam dalam air matang setelah itu tiriskan, 150 gr taoge pendek, dan 100 gr kacang tanah goreng.

Untuk meracik kuah soto siapkan dua liter air untuk merebus, 750 gr daging sapi sandung lamur, tiga cm jahe digeprek, empat batang serai digeprek, tiga sdm kecap manis. Sedangkan, bumbu-bumbu yang dihaluskan adalah 10 butir bawang merah, delapan siung bawang putih, lima butir kemiri disangrai, tiga cm kunyit dibakar, 1½ sdt garam, dan satu sendok teh (sdt) merica putih butiran.

Adapun sambal kacang diolah dari dua sdm minyak sayur, 10 buah cabai rawit merah, lima siung bawang putih, tiga butir bawang merah, 200 ml air panas, 100 gr kacang tanah goreng, dua sdm gula merah, satu sdm air asam jawa, dan satu sdt garam. Sebagai pelengkap, iris halus dua batang seledri dan iris tipis satu batang bawang daun.

Cara membuat kuah soto, rebus daging hingga empuk. Angkat, potong-potong. Sisihkan kaldunya. Panaskan tiga sdm minyak, tumis bumbu halus, jahe, serai, dan lengkuas hingga harum. Angkat. Tuang ke dalam kuah kaldu bersama kecap manis. Segera didihkan. Angkat. Sisihkan.

Sementara itu untuk sambal kacang, panaskan dua sdm minyak, tumis cabai dan semua bawang hingga harum. Angkat. Haluskan dalam blender bersama sisa bahan. Siap dihidangkan.

Sroto Sokaraja ini biasanya disajikan dalam mangkuk. Dalam penyajiannya, ketupat dipotong kecil dan ditaruh ke dalam mangkuk berisikan daging sapi maupun babat setelah disiram kuah soto. Selain daging sapi, tersedia juga soto dengan daging ayam dengan kuah kaldu ayam.

Adapun ketupat yang digunakan pada Sroto Sokaraja ini biasanya menggunakan ketupat yang dibungkus dengan daun kelapa muda. Sehingga memiliki tekstur dan rasa yang khas pada ketupat ini. Selanjutnya, ditambahkan taoge dan irisan seledri lalu disiram dengan kuah dan ditaburkan bawang goreng.

Nah, untuk sambal kacang ini bisa disajikan dengan dicampur kuah, namun ada juga yang terpisah. Untuk menambah rasa Anda bisa menambahkan sambal, kecap, dan perasan jeruk nipis. Tentunya sesuai dengan selera kita. Sroto Sokaraja ini sangat cocok dihidangkan selagi panas.

Makin nikmat menyantap sroto sambil ditemani mendoan (tempe goreng) pakai kecap/petis rawit dan dawet ayu (es cendol) khas Banjarnegara. Pada umumnya warung-warung soto di Sokaraja maupun sekitaran Banyumas juga menyediakan penganan khas setempat seperti gethuk goreng Sokaraja, kripik tempe, dan nopia. 

 

 

 

Penulis: Kristantyo Wisnubroto
Editor: Firman Hidranto
/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Jawa Tengah
Gethuk Sokaraja
Kuliner
Kuliner Banyumas
Kuliner Nusantara
Kuliner Tradisional
Makanan khas Nusantara
Soto
Sroto Sokaraja
Tempe Mendoan
Ragam Terpopuler
Dari Dinasti Wuhan sampai ke Varian Baru UK
Varian baru Covid-19 asal Inggris menjadi momok baru. Genom B-117-nya dimungkinkan berasal dari virus lain yang membuatnya lebih menular. Varian Afrika Selatan masih tunggu bukti ilmiah. ...
Si Manis di Ambang Kepunahan
Angka perdagangan gelap trenggiling asli Indonesia masih tinggi. Sepanjang 10 tahun terakhir, 26.000 ekor trenggiling diselundupkan. ...
Ada Kebun Raya di Cibinong
Meski sama-sama menyandang status sebagai kebun botani, konsep Kebun Raya di Cibinong berbeda dengan di Bogor. Jika di Bogor tumbuh-tumbuhan yang ada ditata berdasarkan famili, maka di Cibinong dikelo...
Merawat Eksotisme Benteng Pendem
Benteng Pendem berlokasi tak jauh dari pertemuan dua sungai besar Bengawan Solo dan Sungai Madiun di Ngawi, Jawa Timur. Bangunan cagar budaya nasional itu kini sedang direvitalisasi oleh pemerintah ag...
KRI Dokter Wahidin Siap Berlayar Melayani Pasien
Satu dari dua kapal bantu rumah sakit pesanan TNI-AL yang diproduksi PT PAL Indonesia telah selesai. Kapal ini setara dengan rumah sakit tipe C. ...
Kalpataru, 40 Tahun Mengapresiasi Pahlawan Lingkungan
Penghargaan Kalpataru diberikan kepada sosok-sosok luar biasa yang mengabdikan hidupnya untuk upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan tanpa pamrih. ...
Museum Timah, Saksi Kejayaan Muntok
Kota Muntok di Pulau Bangka dikenal sebagai pusat produksi dan perdagangan timah dunia. Muntok merupakan hadiah pernikahan Sultan Palembang kepada permaisurinya di tahun 1722. ...
Mendandani Teras Indonesia di Natuna
Pemerintah akan membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Serasan, Natuna Provinsi Kepulauan Riau dengan konsep laut. Ini akan menjadi pos perbatasan terpadu pertama yang dibangun ...
Pesona Ketenangan di Pulau Setan
Pulau Setan menjadi salah satu surga wisata di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat. Apalagi secara keseluruhan objek wisata Kawasan Mandeh memiliki gugusan dan kesamaan dengan Raja Ampat...
Akhirnya Corina Pulang Kampung
Corina merupakan seekor harimau sumatra yang berhasil diselamatkan dari jeratan perangkap baja para pemburu liar satwa endemik Pulau Sumatra ini. ...