Bahasa | English


KULINER

Pelleng Penyemangat dari Pakpak Bharat

27 November 2019, 03:03 WIB

Sejarahnya, pelleng disajikan sebagai kudapan saat hendak melepas para prajurit ke medan perang.


Pelleng Penyemangat dari Pakpak Bharat Pelleng makanan tradisional khas daerah Pakpak Barat. Foto: IndonesiaGOID/Eri Sutrisno

Penghargaan Pesona Augerah Indonesia 2019 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan PT Ayo Jalan Jalan diberikan kepada Kabupaten Pakpak Barat karena pelleng menjadi pemenang kategori ‘Makanan Tradisional Terpopuler’. Pelleng menjadi Juara pertama disusul Kue Talam Durian (Kota Pekanbaru) di peringkat ke-2 dan Gulai Hitam (Kabupaten Tebo) sebagai peraih juara ke-3.

Penghargaan diterima langsung Pjs Bupati Pakpak Barat H Asren Nasution. Asren sangat mengapresiasi raihan tersebut. Menurut Asren, capaian itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Barat, terutama dalam upaya melestarikan makanan tradisional tersebut.

Malam penyerahan penghargaan API 2019 digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019) malam. Acara diawali dengan makan malam bersama yang tersaji ruangan khusus yang terletak di sebelah kanan balairung.

Di sebuah sudut ruangan, pelleng yang merupakan makanan tradisional khas daerah Pakpak Barat itu juga turut terhidang. Tampak cukup banyak pengunjung yang mencoba makanan itu.

Pelleng merupakan paket nasi yang kaya akan bumbu. Nasi pelleng teksturnya mirip nasi tim, atau nasi halus, dan warnanya kuning cerah, efek dari bumbu kunyit. Pelleng biasanya disajikan dengan gulai ayam atau rendang daging dan dihiasi dengan cabe yang ditancapkan di atas nasi. Rasanya sangat gurih dan pedas rempah.

Di masyarakat Pakpak terdapat beberapa macam pelleng, yakni pelleng kelasen, simsim, boang, keppas, dan pegagan. Kendati berbeda nama, proses pembuatan pelleng relatif sama. Yakni, beras dimasak dengan santan dan dicampur bumbu seperti kunyit, bawang merah yang sudah dihaluskan, serta bagian dalam batang cikala yang berwarna putih.

Setelah matang lalu dicampur dengan cabe merah yang dihaluskan, dan diberi jeruk nipis sesuai selera. Kemudian ditumbuk dengan menggunakan kayu sampai bumbunya tercampur merata. Setelah dibentuk di atas piring, kemudian disiram gulai ayam.

Kepala Dinas Pariwisata Pakpak Barat Bambang S Banurea bercerita bahwa nasi pelleng selalu identik dengan peristiwa-peristiwa penting masyarakat Pakpak. Nasi pelleng selalu ada di kegiatan selamatan atau syukuran yang digelar masyarakat. “Tapi tidak sembarang perhelatan. Khusus untuk kegiatan yang bernuansa memberi semangat,” kata Bambang.

Jadi, pelleng memang bukan makanan sehari-hari masyarakat, tapi merupakan menu spesial dan sakral. Pelleng hanya ada ketika masyarakat melakukan pesta adat. Sejarahnya, pelleng disajikan sebagai kudapan saat hendak melepas para prajurit ke medan perang.

Namun sekarang pelleng dimaknai sebagai pemberi semangat untuk anggota keluarga yang akan melakukan sesuatu yang baru. Misalnya ada anggota keluarga yang sekolah, hendak melangsungkan perkawinan, atauakan bekerja di luar kota.

Tujuannya sendiri sebenarnya tergantung jenis upacaranya. Bila hendak membuka ladang, biasanya penyajian pelleng ditujukan agar terhindar dari bahaya. Bila hendak merantau agar berhasil di perantauan. Bila hendak meminang agar pinangan diterima. Bila selesai panen, lulus ujian, diterima kerja sebagai ucapan syukur pada penguasa dan sebagainya. (E-2)

Kuliner
Ragam Terpopuler
Titik Rawan Tangsi Tentara
Dua kluster Covid-19 muncul dari tangsi militer. Gubernur Ridwan Kamil meyakini, tradisi disiplin yang tinggi membuat kluster itu tak meluas. ...
Suku Osing Siap Menyambut Tamu Kembali
Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Banyuwangi telah mendapat sertifikasi. Doni Monardo pun melihat langsung penerapan protokol kesehatan ini. ...
Ketika Atap Kapal Jadi Sumber Energi
Nelayan sekarang sudah bisa memanfaatkan energi matahari untuk mengganti bahan bakar solar. Bayu berganti surya. ...
Mitos Keberaksaraan Orang Jawa
Legenda Aji Saka. Sebuah mitos yang bukan hanya bertutur tentang sejarah dikenalnya aksara bagi orang Jawa, itu sekaligus menjadi momen penanda penting tentang signifikansi sebuah tradisi literasi dal...
Kominfo-Gojek Perluas Akses PeduliLindungi
Aplikasi Gojek menargetkan mampu menyumbang satu juta unduhan PeduliLindungi hingga enam bulan ke depan. ...
Aksesoris Tutul Menembus Pasar Dunia
Dinobatkan menjadi salah satu desa produktif di Indonesia, hasil karya tangan-tangan warga Desa Tutul Kabupaten Jember mampu hasilkan ratusan juta rupiah dalam sebulan. ...
Anak Pekerja Migran Berbagi Sayang di Tanah Lapang
Anak-anak buruh migran bisa berekspresi, orang tua juga bisa berkreasi. Tanoker menjadi wadah keceriaan dan kebahagiaan. ...
Perjuangan Gordon Ramsay Memasak Rendang
Juru masak kelas dunia, Gordon Ramsay sukses mengeksplorasi kekayaan kuliner, budaya, dan keindahan alam Minangkabau. Ia pun memasak rendang yang lamak bana. ...
BLC, Senjata Pemerintah Melawan Corona
Aplikasi BLC tak hanya berguna untuk pemerintah dan masyarakat, melainkan juga untuk petugas kesehatan. ...
Mengenali Likupang untuk Kemudian Jatuh Cinta
Destinasi wisata di Provinsi Sulawesi Utara tak hanya Bunaken. Sejumlah pantai berpasir putih dan berair jernih ada di kawasan Likupang. ...