Bahasa | English


WAJAH INDONESIA

Prespektif Dunia Pasca-Asian Games 2018

24 September 2018, 14:58 WIB

Asian Games 2018 telah berlalu. Ada sisa keharuan yang berhasil kita petik. Di mana Indonesia semakin dikenal dunia. Jika sebelumnya kebanyakan warga dunia hanya mengenal Bali, kini mereka lebih memahami soal Indonesia. Sebuah negara berpenduduk besar dengan potensi alam dan panorama indah.


Prespektif Dunia Pasca-Asian Games 2018 Sumber foto: Antara Foto

Sebetulnya wajar. Setiap negara akan memanfaatkan event internasional yang diselenggarakan di negaranya sebagai ajang promosi. Tujuannya selain untuk menciptakan imbas langsung seperti pendapatan dari peserta dan suppporter asing, ekonomi yang bergeliat, peningkatan pariwisata, memperkenalkan produk asli kepada dunia, juga yang lebih penting membangun imaji positif tentang Indonesia.

Imaji positif itulah yang perlu dikelola dengan baik agar nama Indonesia semakin harum di mata dunia. Sebab, harus diakui, bahkan penilaian terhadap kemampuan ekonomi bukan hanya melulu berpegang pada angka-angka. Pengenalan penilai internasional terhadap sebuah negara juga sangat penting.

Dalam Asian Games 2018, kita berhasil meraih nilai tertinggi sehingga dunia menengok ke Indonesia. Pusat perhatiannya adalah Presiden Jokowi. Atraksi sepeda motor yang memukau dibalut pagelaran kolosal yang apik membuat orang kagum. Sebuah surat kabar di Korea Selatan memujinya dengan menyebut itu sebagai pagelaran terindah dalam pesta olahraga dunia.

Pujian juga datang dari The New York Times yang menulis bahwa Indonesia berhasil menghadirkan Energy of Asia pada acara tersebut. Mulai dari pembukaan penyelanggaraan dan penutupan merupakan kesatuan antara efisiensi dan keramahan.

Berita dengan judul "Asian Games Closed, Indonesia Shows its the Energy of Asia", juga diturunkan ABC News, sebuah kantor berita Australia. Fokus utama berita ada pada keterlibatan Presiden Jokowi secara total dalam event akbar tersebut. Mereka memuji kemampuan Indonesia berhasil membangkitkan energi Asia lewat pagelaran olah raga tersebut.

Surat kabar China Morning bahkan menasehati Ghuangzou dan Tokyo yang akan menjadi tuan rumah Asian Games berikutnya untuk melihat kesuksesan Indonesia.

Apalagi Indonesia juga berhasil memadukan K-Pop yang memang sedang menjadi demam anak-anak muda Asia dalam event tersebut. Selain itu, dalam momentum Asian Games 2018, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri juga rajin melakukan promosi. Artinya, momentum ini berhasil membentuk persepsi posiiltif mengenai Indonesia.

Kiprah sebuah negara selain berpangku pada momentum-momentum penting dan besar juga ditentukan oleh keberadaan kepala negara tersebut. Harus diakui, dengan gayanya Presiden Jokowi berhasil menampilkan citra seorang kepala negara yang efektif, efisien, update terhadap teknologi dan perkembangan peradaban, sekaligus tidak kehilangan citra keindonesiaanya.

Dalam berbagai event internasional, kehadiran Presiden Jokowi mampu menyedot perhatian dunia. Pidatonya yang efektif tanpa banyak bumbu retoris, dianggap sebagai terobosan baru bagaimana sebuah pemikiran dijajakan. Indonesia berhasil meraih simpati yang pada akhirnya membangkitkan kepercayaan dunia internasional untuk bekerja sama.

Sukses Asian Games 2018 bahkan menambah bobot rasa percaya diri Indonesia untuk mengajukan sebagai tuan rumah pesta Olimpiade 2032 . Memang masih lama. Tetapi menyiapkan sebuah ajang olahraga terbesar tersebut membutuhkan segala upaya bangsa, untuk menunjukkan wajahnya kepada dunia. Wajah bangsa yang bersahabat, berprestasi, mampu mengelola sebuah pekerjaan besar yang rumit, dan sekaligus efisien.

Sebetulnya pasca-Asian Games 2018 ada satu momentum besar lagi yang dapat dimanfaatkan Indonesia, yaitu pertemuan bisnis IMF dan Word Bank yang bakal dihadiri 189 perwakilan negara di dunia. Momentum ini diperkirakan akan menampung 20 ribu tamu di Bali. Ini adalah kesempatan besar bagi bangsa Indonesia menunjukkan kemampuannya dan sekaligus kebesaran sebagai sebuah bangsa.

Harus diakui, meskipun kita memiliki berbagai destinasi wisata indah, kesempatan investasi yang menguntungkan, jika informasi tentang Indonesia masih sangat terbatas itu akan menjadi kendala untuk mendatangkan keuntungan.

Sebuah pelajaran penting kita dapatkan. Sebagai sebuah pagelaran akbar, Asian Games 2018 yang dikelola dengan baik bisa memberikan efek positif, bukan hanya pembangunan imaji. Tetapi juga menciptakan peluang-peluang baru ekonomi bagi Indonesia.

Budaya
Ekonomi
Narasi Terpopuler
Minat Investasi Lokal Tetap Menyala
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun terus memompa optimistisnya. Bahwa, realisasi investasi tahun ini akan mencapai setidaknya Rp817,2 triliun atau sekitar 92,2 persen dari target awal Rp886 t...
Merdeka Sinyal hingga Pelosok Negeri
Tahun 2020 pemerintah menargetkan seluruh desa dan kelurahan akan terjangkau sinyal 4G. Tersisa 12.548  yang akan dirampungkan saat ini. ...
Harta Tersembunyi di Bumi Cenderawasih
Kunci keberhasilan menekan kebakaran lahan gambut di Papua adalah pelibatan tokoh setempat. Melalui mereka, warga diingatkan tentang bahaya membakar lahan. ...
Menata Riset agar Berdaya Saing
Prioritas Riset Nasional merupakan instrumen kebijakan untuk mensinergikan kegiatan riset dan pengembangan kementerian/lembaga. ...
Meruncingkan Ujung Tombak Transformasi Ekonomi Nasional
Lima tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi kita tidak lagi berbasis pada bahan mentah, tetapi bertransformasi menjadi nilai tambah. ...
Momentum Perbaiki Layanan Kesehatan Nasional
Pemerintah menyebut pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi perbaikan sistem kesehatan nasional. ...
Tetap Wujudkan Kegembiraan Anak di Masa Pandemi
Kesehatan fisik anak, baik melalui pemenuhan gizi anak dan imunisasi dasar, serta kesehatan mental anak merupakan hal yang perlu diperhatikan menghadapi adaptasi kebiasaan baru masa pandemi. ...
Korporasi Padat Karya pun Bernapas lagi
Fasilitas penjaminan kredit ini mampu mendorong sektor swasta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional, melengkapi dorongan dari belanja pemerintah. ...
Memompa Solidaritas Sosial di Tengah Pandemi
Momentum ibadah kurban tahun ini diharapkan dapat membawa maslahat secara luas dari sisi sosial bagi masyarakat yang terhimpit ekonomi karena pandemi. ...
Memotong Antrean Beli Tiket Feri
Aplikasi Ferizy memudahkan para pelancong yang ingin bepergian ke kawasan wisata di Banyuwangi, Gunung Bromo, Bali, Banten, maupun pesisir Pantai Lampung. ...