Bahasa | English


PIMPINAN MPR

Pengusaha Itu Kembali Jadi Wakil Gorontalo

15 October 2019, 08:57 WIB

Jiwa wirausahanya teruji ketika menjadi pengurus Koperasi Mahasiswa ITB dengan membuka keagenan sepeda motor.


Pengusaha Itu Kembali Jadi Wakil Gorontalo Fadel Muhammad. Foto: Facebook/Fadel Muhammad

Fadel Muhammad merupakan politikus yang sudah malang melintang di dalam kancah perpolitikan Tanah Air, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif. Lantaran itu, bukanlah kejutan bila Fadel Muhammad terpilih kembali sebagai senator dari daerah pemilihan Gorontalo 2019.

Sosok yang di periode sebelumnya sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan yang sama dan mewakili Partai Golkar ini kini tercatat sebagai salah satu pimpinan Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Lahir di Ternate, Maluku Utara, 20 Mei 1952, Fadel Muhammad Al-Haddar sebelumnya dikenal sebagai Gubernur Gorontalo sejak 10 Desember 2001. Bahkan, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Gorontalo 2006, Fadel memperoleh 81% suara yang saat itu tercatat sebagai yang tertinggi di Indonesia untuk pemilihan gubernur.

Suami Hana Hasanah Shahab ini tidak menyelesaikan masa jabatannya karena pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Fadel dipercaya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan mulai 2009-2011 pada Kabinet Indonesia Bersatu II.

Kiprah di bidang sosial yang ditekuni Fadel pun sangat moncer. Fadel tercatat sebagai salah satu pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Ketua Umum Pengurus Dewan Jagung Nasional, dan Ketua Umum Pusat Yayasan Al-Khairaat. Selain itu, dia juga Ketua Umum Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) serta Ketua Umum Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar).

Bersamaan dengan itu, karirnya di partai politik juga menanjak. Sebagai kader Partai Golkar, Fadel yang berakar di Gorontalo tercatat pernah menduduki pelbagai jabatan di daerah itu, seperti Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo. Sementara itu, di DPP pernah sebagai Bendahara DPP Partai Golkar (1999-2004) menjadi Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar pada 2009 2011.

Pada Pemilihan Umum 2014, Fadel maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo dan terpilih sebagai wakil rakyat di Senayan periode 2014-2019.

Bergeser Jalur

Namun, pada periode 2019-2024, Fadel memilih bergeser ke jalur senator. Ia maju menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, masih dari daerah pemilihan Gorontalo.

Fadel pun kembali dipercaya menjadi wakil rakyat di Senayan periode 2019-2024 meski dari jalur DPD. Bahkan, sosok berusia 67 tahun itu terpilih menjadi pimpinan MPR usai mengalahkan tiga calon lain dari DPD, yakni GKR Kemas, Yorrys Raweyai, dan Dedi Iskandar Batubara.

Meski dikenal politikus ulung, Fadel memiliki perhatian besar terhadap dunia akademis. Ia meraih gelar Insinyur di bidang teknik industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1978.

Saat menempuh pendidikan di ITB, ia mendapat tawaran beasiswa untuk belajar di Institut Teknologi California namun ditolaknya. Fadel memilih untuk melanjutkan pendidikan di dalam negeri hingga meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada. Ia juga meraih gelar profesor dan menjadi guru besar bidang public sector entrepreneurship dari Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Fadel pun dikenal sebagai pengusaha yang ulet. Pernah membantu ibunya berjualan roti semasa kanak-kanak, jiwa wirausahanya teruji ketika menjadi pengurus Koperasi Mahasiswa ITB dengan membuka keagenan sepeda motor.

Sederet jabatan di organisasi profesi diembannya, di antaranya sebagai Ketua Komite Kadin Iran, Ketua Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi (ASPA), anggota Persatuan Insinyur Indonesia (PII), anggota World CEO, dan anggota American Society of Mechanical Engineers.

Selain itu, Fadel pernah menjadi salah satu pemegang saham Bank Intan yang kemudian dilikuidasi. Pernah pula mengalami perkara kepailitan melawan Bank IFI, ING Barings South East Asia Limited di Singapura serta Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Dalam putusan Pengadilan Niaga Jakarta pada 13 Maret 2001, Fadel dinyatakan pailit. Tapi kemudian dia dibebaskan dalam tingkat kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) pada 18 Oktober 2004.

Jejak Fadel dalam kancah nasional yang cukup lengkap, mulai akademis hingga politik, telah mengantarkannya sebagai Wakil Ketua MPR RI di bawah pimpinan Bambang Soesatyo dari Partai Golkar.

Fadel menjadi Wakil Ketua MPR bersama delapan orang lainnya, yakni Ahmad Basarah (PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (Nasdem), Jazilul Fawaid (Partai Kebangkitan Bangsa). Kemudian, Syarief Hasan (Partai Demokrat), Hidayat Nur Wahid (Partai Keadilan Sejahtera), Zulkifli Hasan (Partai Amanat Nasional), Asrul Sani (Partai Persatuan Pembangunan). (F-1)

Pimpinan MPR
Narasi Terpopuler
Madrasah hingga Pesawat R80 Dibiayai Sukuk Negara
Surat berharga syariah negara atau sukuk negara pada 2020 telah membiayai 630 proyek infrastruktur dari delapan kementerian/lembaga yang tersebar di 34 provinsi. ...
Hari-Hari Waspada-Siaga Cuaca Ekstrem
Hujan ekstrem membuat Kalimantan Selatan tergenang banjir. Sampai 24 Januari, sejumlah unsur cuaca saling berkelindan mendorong tumbuhnya awan supersel yang berpotensi membawa hujan ekstrem.  &nb...
Layanan Pizza Jenderal Listyo Sigit
Komjen Listyo Sigit lulus fit and proper DPR. Ia menjanjikan adanya transformasi di Polri. Ia menggambarkan transformasi itu sebagai lembaga kepolisian yang mudah diakses ketika masyarakat membutuhkan...
Manufaktur Diyakini Bangkit Pascavaksinasi
Bank Indonesia kembali merilis laporan Prompt Manuafacturing Index (PMI-BI). Dalam laporannya, BI memproyeksikan, sektor manufaktur pada kuartal I/2021 berada di zona ekspansi, tepatnya berada di angk...
Perdagangan Indonesia Rekor Surplus Tertinggi sejak 2011
Warga bangsa ini patut bersyukur atas kinerja perdagangan nasional pada tahun 2020. Di bawah tekanan pandemi Covid-19, kinerja perdagangan tetap mencatat surplus USD21,74 miliar. ...
Perpres 7/2021, Usung Edukasi dan Cara Kreatif Hadapi Ekstremisme
Perpres 7/2021 akan lebih banyak pada kegiatan edukasi dan kreatif untuk bergulirnya kontranarasi atas ekstremisme.  Hanya unsur masyarakat sipil yang dilibatkan, TNI-Polri tidak. ...
Pelabuhan Peti Kemas di Ujung Timur
Sebuah pelabuhan peti kemas akan beroperasi di distrik Depapre, Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Pelabuhan tersebut akan melayani tol laut wilayah paling timur. ...
Guncangan Lindu di Jalur Majene-Mamuju
Gempa di Mamuju dan Majene Sulbar merenggut korban 46 jiwa. Rehabilitasi dan rekonstruksi harus berwawasan mitigasi bencana. ...
Menuju Jumlah Guru Ideal
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan memperoleh hak pendapatan berupa gaji dan tunjangan dengan besaran yang sama seperti PNS sesuai dengan level dan kelompok jabatan. ...
CoronaVac Kick-Off: It’s a Good Start
CoronaVac, vaksin besutan Sinovac, memangkas laju penularan Covid-19 sampai 65,3 persen dalam uji klinis di Bandung. Di Brazil, vaksin itu memotong 78 persen laju guliran pasien Covid-19 ke rumah saki...