Bahasa | English


OSS-Q

OSS-Q KKP

23 September 2019, 02:04 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan inovasi pelayanan publik yang menerapkan One Stop Service Quarantee (OSS-Q), yang masuk dalam Top 99 kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).


OSS-Q KKP One Stop Service Quarantee. Foto: O-SSQ
  • Tujuan OSS-Q

Inovasi pelayanan satu pintu ini dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan sertifikasi ekspor komoditas perikanan.

Hasilnya, inovasi itu bisa memangkas waktu pelayanan karantina ikan dari delapan hari menjadi empat hari sehingga terjadi efisiensi biaya logistik kontainer sebesar 50 persen.

  • Layanan karantina ikan ekspor

Layanan Karantina Ikan Ekspor adalah layanan Sertifikasi Kesehatan ikan/hasil perikanan yang akan diekspor sesuai persyaratan ke/oleh negara tujuan.

Sertifikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa ikan/hasil perikanan yang dikeluarkan dari dalam wilayah RI bebas dari hama penyakit ikan karantina/penyakit yang dipersyaratkan, sesuai jenis dan jumlahnya dengan dokumen yang menyertai serta bebas/tidak berpotensi sebagai media pembawa penyakit ZOONOSIS (bersifat menular ke manusia), sesuai Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2002 tentang Karantina Ikan.

Persyaratan

1. Ikan Hidup

  • Dilengkapi Sertifikat Kesehatan apabila dipersyaratkan oleh negara tujuan
  • Melalui tempat-tempat pengeluaran yang telah ditetapkan
  • Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan sebagaimana dimaksud dalam huruf b untuk keperluan tindakan karantina.
  • Dilengkapi izin/rekomendasi SAT-LN dari Direktorat Jenderal PHKA – Kementerian Kehutanan, bagi Ikan yang dikategorikan dilindungi/dibatasi sesuai Appendix CITTIES.

2. Ikan Non Hidup (segar/beku)

  • Dilengkapi Sertifikat Kesehatan; apabila dipersyaratkan oleh negara tujuan melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan
  • Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan sebagaimana dimaksud dalam huruf b untuk keperluan tindakan karantina.

3. Pakan - Bahan baku pakan Ikan

  • Dilengkapi Sertifikat Kesehatan; apabila dipersyaratkan oleh negara tujuan
  • Melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan
  • Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan sebagaimana dimaksud dalam huruf b untuk keperluan tindakan karantina.

Pengenaan ketentuan persyaratan kesehatan/karantina dilakukan terhadap ikan/hasil perikanan yang diekspor dalam bentuk:

  • Barang Bawaan
  • Barang Muatan dalam bentuk ikan hidup;
  • Barang muatan dalam bentuk ikan mati;
  • Kiriman Pos;
  • Moda lalulintas/pengiriman: udara, laut ataupun darat.
Layanan
Layanan Terpopuler
Cetak Dokumen Kependudukan dari Rumah
Sekarang tak lagi bersusah payah mengurus kembali dokumen kependudukan yang hilang. Pemerintah telah mempermudah pelayanan dokumen administrasi kependudukan dengan inovasi cetak mandiri dari rumah. ...
Batas Atas Tarif Pemeriksaan Rapid Test
Pemerintah telah menerbitkan aturan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan rapid test antibodi sebesar Rp150.000. ...
Protokol bagi Penyelenggaraan Hajatan hingga Tempat Wisata
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengeluarkan aturan normal baru bagi desa. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat desa yang produktif dan aman dari pen...
Yuk, Ikuti Panduan Pelaksanaan Kurban
Pengelola penjualan hewan kurban wajib memperhatikan kebersihan lokasi berjualan. Pemeriksaan kesehatan juga harus dilakukan, baik petugasnya maupun hewannya. ...
Tata Cara Menumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Masa Adaptasi Normal Baru
Tahap awal, penumpang kereta bandara Soekarno-Hatta hanya akan mengisi 70 persen dari kapasitas kereta. ...
Aturan Baru demi Dorong Pemulihan Nasional
Dengan skema penjaminan ini, pemerintah mendorong penyaluran kredit dari perbankan kepada para pelaku UMKM. ...
Konsultasi Dokter di Aplikasi PeduliLindungi
Untuk mengakses layanan telemedicine Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, pengguna bisa mengunduhnya melalui Google Play Store atau AppStore. ...
Paspor Hilang atau Rusak Kini Tidak Didenda
Paspor hilang atau rusak akibat banjir, gempa bumi, kebakaran, huru-hara dan bencana lainnya saat ini sudah tidak dikenakan denda. Namun ada ketentuan yang harus dipenuhi pemilik paspor. ...
Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha untuk Usia 15-30 Tahun
Program ini terbuka bagi mereka yang putus sekolah, tidak memiliki pekerjaan, tengah belajar paket C, serta masyarakat kurang mampu. Tak banyak syarat yang diminta untuk mengikuti program ini. ...
Keringanan Uang Kuliah Mahasiswa
Di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat regulasi keringanan pembayaran uang kuliah. Aturan ini berlaku untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan sw...