Bahasa | English


APLIKASI CIS

Aplikasi CIS SMEsCO untuk UMKM

28 May 2019, 00:00 WIB

PLUT-KUMKM adalah Program Kementerian Koperasi dan UKM yang menyediakan jasa-jasa non-finansial secara menyeluruh dan terintegrasi.


Aplikasi CIS SMEsCO untuk UMKM Manajemen CIS nasional. Sumber foto: Istimewa

Bagi anda yang sedang menjalankan usaha ataupun sedang merintis usaha, manfaatkanlah fasilitas dari pemerintah yang diberikan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fasilitas tersebut adalah Pusat Layananan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM atau yang disingkat dengan PLUT-KUMKM.

PLUT-KUMKM adalah Program Kementerian Koperasi dan UKM yang menyediakan jasa-jasa non-finansial secara menyeluruh dan terintegrasi bagi koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah dalam upaya meningkatkan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses pembiayaan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis, manajerial, dan kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

Pada 2017, Kementerian Koperasi dan UKM juga sudah meluncurkan aplikasi Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM atau Center for Integrated Services Small and Medium Enterprises and Cooperatives (CIS SMEsCO) berbasis android. Aplikasi tersebut nantinya akan menjadi pusat layanan informasi bagi pelaku KUKM.

Aplikasi dapat diunduh melalui google play ataupun bisa diakses langsung melalui www.manajemen.cis-nasional.id. Beberapa layanan yang tersedia di aplikasi tersebut antara lain: konsultasi online dan informasi pasar. Melalui smartphone, KUMKM di seluruh penjuru tanah air bisa melakukan konsultasi langsung dengan PLUT–KUMKM terdekat.

Cara untuk menikmati layanan CIS SMEsCO adalah pertama-tama dengan membuat akun terlebih dahulu. Akun tersebut yang nantinya digunakan untuk login dan mengakses fitur-fitur CIS SMEsCO. Anda bisa memanfaatkan pendampingan yang disediakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop). Ada lima jenis pendampingan yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku KUMKM yakni Kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM), Produksi, Pembiayaan, dan Pemasaran.

Pemanfaatan teknologi CIS SMEsCO juga mewujudkan 3GO yang dicanangkan Kemenkop untuk membuat “UMKM Naik Kelas”. Ketiga GO tersebut adalah GO Modern, GO Global, dan GO Digital. Selain itu, database yang didapatkan dari aplikasi CIS SMEsCO juga bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk meningkatkan geliat sektor UMKM.

Selain itu, pendampingan melalui PLUT-KUMKM bertujuan memberikan layanan jasa nonfinansial sebagai solusi atas permasalahan KUMKM dalam rangka meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas kerja, dan daya saing KUMKM, melalui pendampingan bidang kelembagaan, Sumber Daya Manusia, produksi, pembiayaan, dan pemasaran di wilayah Provinsi/Kabupaten/Kota.

Sasaran PLUT-KUMKM CIS SMEsCO:

  1. meningkatkan kualitas kerja Koperasi dan UMKM;
  2. meningkatkan kompetensi SDM Koperasi dan UMKM;
  3. meningkatkan produktivitas potensi unggulan daerah yang dikembangkan oleh Koperasi dan UKM.
  4. meningkatkan akses pembiayaan Koperasi dan UMKM melalui lembaga Keuangan Bank dan non-Bank.
  5. meningkatkan jaringan usaha dan kemitraan Koperasi dan UKM.

Ruang Lingkup PLUT-KUMKM CIS SMEsCO:

Untuk mewujudkan tujuan, pengelolaan PLUT-KUMKM memiliki 7 layanan minimum, meliputi:

  1. Konsultasi Bisnis,
  2. Pendampingan atau mentor bisnis,
  3. Promosi atau pemasaran, IT dan E-Commerce
  4. Akses ke sumber pembiayaan,
  5. Pelatihan bisnis,
  6. Networking dan Kemitraan Usaha
  7. Bahan Proposal KUMKM
  8. Layanan pustaka entrepreneur.

Layanan Pendampingan PLUT-KUMKM CIS SMEsCO:

Layanan Pendampingan dilakukan oleh para Konsultan Pendamping yang direkrut melalui kerjasama dengan Pihak Independen. Dalam melakukan perannya, Konsultan Pendamping bertugas di bidang masing-masing yaitu:

  1. Bidang Kelembagaan, meliputi: pembentukan dan pemantapan kelembagaan Koperasi dan UMKM, fasilitasi legalitas, penguatan sentra UKM/Klaster/kawasan, pendataan, pendaftaran dan perijinan KUMKM, advokasi perlindungan KUMKM;
  2. Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), meliputi: pelatihan perkoperasian, kewirausahaan dan magang;
  3. Bidang Produksi, meliputi: akses bahan baku, pengembangan produk (peningkatan kualitas, desain, merek, dan kemasan), diversifikasi produk,standarisasi dan sertifikasi produk, dan aplikasi teknologi;
  4. Bidang Pembiayaan, meliputi: penyusunan rencana bisnis, proposal usaha, fasilitas dan mediasi ke lembaga keuangan Bank dan non-Bank, pengelolaan keuangan dan advokasi permodalan;
  5. Bidang Pemasaran, meliputi: informasi pasar, promosi, peningkatan akses pasar, pengembangan jaringan pemasaran dan kemitraan, pemanfaatan IT (e-commerce), serta pengembangan database yang terkait pengembangan KUMKM;
  6. Bidang Pengembangan IT (khusus di PLUT-KUMKM tingkat Propinsi); dan
  7. Bidang Pengembangan Jaringan Kerja Sama (khusus di PLUT-KUMKM tingkat Provinsi).
Ekonomi
Layanan
Layanan Terpopuler
Siapkan KK dan NIK, Prakerja Gelombang 9 Resmi Dibuka
Bagi pendaftar yang belum lolos ke program kartu Prakerja pada gelombang-gelombang sebelumnya, ada harapan baru di gelombang 9. ...
Cara Dapatkan Bantuan Pemerintah untuk UKM
Calon penerima Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) adalah mereka yang tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR). ...
Bantuan Modal bagi Wirausaha Muda
Bantuan ini diperuntukkan bagi wirausaha muda yang bergerak di sektor industri kuliner, pariwisata, pendidikan, maupun industri kreatif. ...
Menjaga Penyaluran Tepat Sasaran
Jika calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa langsung menginformasikannya ke aparat desa. ...
Begini Cara Sekolah Menjaring Penerima Kuota Internet Gratis
Kemendikbud mendapat anggaran tambahan Rp7,2 triliun untuk subsidi kuota internet selama September-Desember 2020 guna mendukung penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). ...
Tata Cara Dapatkan Bantuan Pemerintah bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
Bantuan infrastruktur ekonomi kreatif tak hanya ditujukan bagi komunitas ekonomi kreatif, melainkan juga pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga desa, serta lembaga adat. ...
Kapan dan Bagaimana Tes Swab Dilakukan
Tes swab memiliki akurasi yang lebih tepat untuk mendeteksi infeksi akibat virus corona. Waktu yang dianjurkan untuk melakukan tes swab adalah dua hari setelah seseorang dalam kondisi tertentu menderi...
Tata Cara Pencairan Bantuan Pesantren Terdampak Covid-19
Yang terpenting, petugas pencairan bantuan tersebut harus membawa Surat Pemberitahuan dari Kementerian Agama bahwa pesantren miliknya adalah penerima bantuan di masa Covid-19. ...
Satu Akun untuk Pantau Pergerakan Limbah B3
Aplikasi Festronik 2020 merupakan aplikasi yang terus dimutakhirkan agar limbah B3 yang diangkut sampai kepada pengelola akhir terdeteksi dengan baik ...
Kiat Menghindari Wabah di Kantor
Munculnya klaster perkantoran dapat berasal dari pemukiman atau bahkan dalam perjalanan menuju kantor. ...