Bahasa | English


PANDEMI COVID-19

Tata Cara Menumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Masa Adaptasi Normal Baru

1 July 2020, 02:21 WIB

Tahap awal, penumpang kereta bandara Soekarno-Hatta hanya akan mengisi 70 persen dari kapasitas kereta.


Tata Cara Menumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Masa Adaptasi Normal Baru Petugas membersihkan gerbong penumpang di kereta bandara. DOK. RAILINK

Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali beroperasi mulai hari ini, Rabu (1/7/2020). Awalnya, PT Railink memutuskan untuk menghentikan sementara pengoperasian kereta bandara tersebut mulai 12 April hingga 31 Mei 2020, berkaitan dengan merebaknya wabah Covid-19. Namun dalam perkembangannya, penghentian itu kembali diperpanjang hingga Juni, sebelum akhirnya, pengelola memutuskan kembali mengoperasikan keretanya pada 1 Juli mendatang.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari, mengatakan bahwa pengoperasian kembali kereta bandara ini tetap akan mematuhi protokol kesehatan.

Untuk itu, PT Railink telah menyusun ketentuan bagi calon penumpang, pendamping, atau pengunjung KA Bandara:

  1. Wajib menggunakan masker saat berada di area stasiun mau di saat di dalam kereta.
  2. Wajib menjaga jarak minimal satu meter atau mengikuti tanda/marka yang tersedia dengan penumpang lain atau petugas.
  3. Penumpang dengan suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius tidak diperkenankan naik KA Bandara.
  4. Para calon penumpang disarankan membeli tiket secara daring melalui website, aplikasi Railink, maupun mitra Railink.
  5. Lapor ke petugas jika merasa dan tidak sehat.
  6. Apabila calon penumpang atau penumpang tersebut memiliki gejala mirip Covid-19 maka dianjurkan segera menghubungi nomor layanan Covid-19 di 112, 081-112-112-112, dan 081-388-376-955 (Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta).

"Jika tidak memenuhi ketentuan itu, penumpang tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan menggunakan KA Bandara," kata Mukti di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Pengelola KA Bandara juga telah membuat ketentuan pengembalian tiket. Ketentuan itu di antaranya:

  1. Tiket dapat dibatalkan.
  2. Bagi penumpang yang batal berangkat karena tak memenuhi ketentuan
    bisa mendapatkan uang tiketnya kembali. Syarat untuk mengembalikan tiket, calon penumpang menyerahkan boarding pass kepada petugas layanan atau melalui alamat email info@railink.co.id dengan melengkapi data nama lengkap, telpon, kode booking, relasi, harga tiket, jumlah tiket, nomor rekening, dan nama bank.
  3. Dana akan dikembalikan penuh di luar bea pesan. Dana akan dikembalikan melalui transfer dengan waktu maksimal 30 hari.

Untuk tahap awal pengoperasian, PT Railink hanya akan menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Dikatakan Mukti, tiket Kereta Api Bandara tersedia di seluruh kanal penjualan tiket baik itu online maupun secara offline di masing-masing stasiun dengan harga tiket mulai dari Rp10.000. “Selama masa promo di Juli ini, tidak ada pengembalian tiket terkecuali bagi penumpang yang tidak memenuhi ketentuan selama masa adaptasi kebiasaan baru,”  ujar Mukti dalam keterangan tertulisnya.

 

 

 

Penulis: Fajar WH
Editor: Eri Sutrisno/Elvira Indah Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Bandara
Covid-19
Dampak Covid-19
Kereta
LawanCovid19
Pandemi Covid-19
Penanganan Covid-19
Protokol
Protokol Kesehatan
Layanan Terpopuler
Program Keluarga Harapan (PKH) 2021, Berikut Syarat dan Ketentuan Penerimanya
Kebutuhan dasar kesehatan ibu hamil dan anak usia 0--6 tahun pun kini dijamin pemerintah sebagai bagian program PKH.   ...
Sembilan Syarat Penerima Vaksin Covid-19
Masyarakat yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 harus memenuhi kondisi kesehatan yang telah ditetapkan. Apa saja syarat-syaratnya? ...
Alur Registrasi Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama
Sebelum divaksin, peserta vaksinasi Covid-19 harus melakukan registrasi dan verifikasi. Dalam proses verifikasi, peserta mengkonfirmasi domisili serta penapisan sederhana terhadap penyakit penyerta ya...
Stimulus Tarif Listrik Jalan Terus, Begini Cara Mendapatkannya
PLN kembali memberikan stimulus atau bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga bersubsidi maupun bisnis dan industri golongan tegangan rendah. ...
Syarat Menerima Bantuan Modal untuk Lulusan Program Keluarga Harapan (PKH)
Kementerian Sosial mulai tahun ini menyalurkan bantuan modal kewirausahaan untuk Keluarga Penerima Manfaat yang telah lulus Program Keluarga Harapan (KPM PKH). ...
Bansos Tunai Tahun 2021 Diluncurkan, Begini Cara Mengeceknya
Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tahun 2021 akan menyasar 10 juta keluarga di seluruh Indonesia. Bansos ini akan diberikan secara bertahap mulai Januari hingga April. ...
Program Indonesia Pintar Bergulir, Ini Cara Pencairannya
Pengecekan nama di dalam daftar penerima bantuan PIP dapat dilakukan dengan cara mengakses laman pip.kemdikbud.go.id. ...
Mengenal Layanan 6 Fitur Baru Aplikasi Mobile JKN
Penambahan fitur-fitur Mobile JKN sejalan dengan upaya BPJS Kesehatan untuk memudahkan layanan, transparansi dan meningkatkan mutu fasilitas kesehatan. ...
Cara Mengecek Jumlah Pemilih di TPS
Masyarakat bisa mengecek jumlah pemilih di TPS terdekat yang sudah ditentukan oleh KPU. ...
Mengecek Bantuan Subsidi Guru Agama
Kementerian Agama mengalokasikan anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Salah satunya dialokasikan untuk bantuan subsidi upah (BSU)...