Bahasa | English


PANDEMI COVID-19

Konsultasi Dokter di Aplikasi PeduliLindungi

28 June 2020, 07:13 WIB

Untuk mengakses layanan telemedicine Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, pengguna bisa mengunduhnya melalui Google Play Store atau AppStore.


Konsultasi Dokter di Aplikasi PeduliLindungi Fasilitas kesehatan pada aplikasi Peduli Lindung. Foto : Bismo Agung

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama platform layanan kesehatan Halodoc menghadirkan layanan konsultasi medis jarak jauh (telemedicine) di dalam PeduliLindungi.

Dengan kehadiran layanan konsultasi medis jarak jauh pada aplikasi PeduliLindungi, para penggunanya kini bisa lebih waspada saat beraktivitas dan menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan sesuai anjuran dokter.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M Ramli mengatakan, masyarakat pengguna PeduliLindungi dapat berkonsultasi dengan dokter-dokter yang ada di layanan Halodoc apabila merasakan gejala sakit seperti influenza, sehingga risiko penyakit dapat diantisipasi lebih awal.

Layanan telemedicine ini juga sebagai antisipasi bagi masyarakat untuk mengurangi kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan apabila tidak dalam kondisi darurat. Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan teknologi telemedicine untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Untuk mengakses layanan telemedicine Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, pengguna bisa mengunduhnya melalui Google Play Store atau AppStore. Kemudian mengisi data diri dan menginfokan nomor telepon yang aktif. Setelah itu membuat persetujuan untuk mengaktifkan fasilitas bluetooth dan location yang ada di telepon seluler.

Setelah langkah tadi dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan mengakses layanan Teledokter pada menu atau masuk melalui tombol Periksa Diri pada menu beranda. Selanjutnya masuk ke Halodoc pada bagian Konsultasi Dokter.

Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2020, masyarakat diimbau untuk mengunduh dan mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi di tiap ponsel pintar (smartphone) mereka.

Ini dilakukan apabila ingin melakukan perjalanan antarwilayah dan mulai beraktivitas serta bekerja kembali pada masa adaptasi kebiasaan baru.

 

Deteksi Pergerakan

Dengan kemampuan penelusuran (tracing), pelacakan (tracking), dan memagari (fencing), aplikasi PeduliLindungi menjalankan dua fungsi utama. Dua fungsi tadi adalah pertama, surveillans atau pengawasan untuk pemerintah dengan mendeteksi pergerakan orang-orang yang terpapar Covid-19 selama 14 hari terakhir.     

Kedua, aplikasi ini juga terhubung dengan layanan berbagai operator seluler. Hasil tracking dan tracing menggunakan aplikasi ini dapat memberikan peringatan kepada nomor pengguna yang berjarak 2-5 meter dari orang yang didiagnosa sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) untuk segera menjalankan protokol kesehatan Covid-19 melalui layanan konsultasi dokter.  

Aplikasi PeduliLindungi dicetuskan bersama oleh Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai upaya menghambat meluasnya persebaran virus Covid-19.

Dalam surat keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 171 Tahun 2020 yang diteken Johnny G Plate pada 6 April disebutkan, aplikasi ini berguna untuk penelusuran (tracing), pelacakan (tracking), dan pemberi peringatan. 

Jika selama ini pemerintah bergelut ke masalah penanggulangan, maka dengan adanya aplikasi ini diharapkan pencegahan penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

PeduliLindungi menggunakan data yang diproduksi oleh gadget Anda dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, akan terjadi pertukaran id anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing.

Aplikasi PeduliLindungi mengklaim sangat memperhatikan kerahasiaan pribadi Anda. Data Anda disimpan aman dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data Anda hanya akan diakses bila Anda dalam risiko tertular Covid-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

Smartphone yang sudah meng-install akan diberikan notifikasi saat yang bersangkutan berada di sekitar orang terpapar Covid-19 dan meminta menjauh tanpa tahu siapa yang terpapar sebagai aspek perlindungan data pribadi.

 

 

Penulis: Anton Setiawan
Editor: Firman Hidranto/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Aplikasi
Aplikasi PeduliLindungi
Covid-19
Dampak Covid-19
Diagnosis Covid-19
Jenazah Covid-19
LawanCovid19
Obat Covid-19
Pandemi
Pandemi Covid-19
PeduliLindungi
Penanganan Covid-19
Layanan Terpopuler
Protokol bagi Penyelenggaraan Hajatan hingga Tempat Wisata
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengeluarkan aturan normal baru bagi desa. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat desa yang produktif dan aman dari pen...
Yuk, Ikuti Panduan Pelaksanaan Kurban
Pengelola penjualan hewan kurban wajib memperhatikan kebersihan lokasi berjualan. Pemeriksaan kesehatan juga harus dilakukan, baik petugasnya maupun hewannya. ...
Tata Cara Menumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Masa Adaptasi Normal Baru
Tahap awal, penumpang kereta bandara Soekarno-Hatta hanya akan mengisi 70 persen dari kapasitas kereta. ...
Aturan Baru demi Dorong Pemulihan Nasional
Dengan skema penjaminan ini, pemerintah mendorong penyaluran kredit dari perbankan kepada para pelaku UMKM. ...
Konsultasi Dokter di Aplikasi PeduliLindungi
Untuk mengakses layanan telemedicine Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, pengguna bisa mengunduhnya melalui Google Play Store atau AppStore. ...
Paspor Hilang atau Rusak Kini Tidak Didenda
Paspor hilang atau rusak akibat banjir, gempa bumi, kebakaran, huru-hara dan bencana lainnya saat ini sudah tidak dikenakan denda. Namun ada ketentuan yang harus dipenuhi pemilik paspor. ...
Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha untuk Usia 15-30 Tahun
Program ini terbuka bagi mereka yang putus sekolah, tidak memiliki pekerjaan, tengah belajar paket C, serta masyarakat kurang mampu. Tak banyak syarat yang diminta untuk mengikuti program ini. ...
Keringanan Uang Kuliah Mahasiswa
Di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat regulasi keringanan pembayaran uang kuliah. Aturan ini berlaku untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan sw...
Panduan Belajar di Pesantren dan Pendidikan Keagamaan
Aturan ini tak hanya mengatur pendidikan keagamaan yang tak berasrama tapi juga yang berasrama. ...
Ditjen Imigrasi Terapkan Layanan Berbasis Normal Baru
Sejumlah kebijakan baru diberlakukan untuk mengurus paspor. Salah satunya pembatasan jumlah pemohon pengurusan paspor di setiap kantor imigrasi. ...