Bahasa | English


PILKADA 2020

Jika Nama Tidak Tercantum dalam Daftar Pemilih Pilkada

27 November 2020, 11:47 WIB

Sesuai Pasal 57 UU 10/2016 tentang Pemilihan kepala daerah (Pilkada), semua WNI yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) dapat mencoblos pada 9 Desember 2020.


Jika Nama Tidak Tercantum dalam Daftar Pemilih Pilkada Pemutakhiran data pemilih oleh petugas KPUD. Foto: Antara Foto/ Ardiyansyah

Sesuai aturan, ada tiga kategori pemilih, pertama mereka yang terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT), lalu terdata di daftar pemilih tambahan (DPTb), dan mereka yang sudah memiliki hak untuk memilih tetapi belum terdaftar. Bagi warga yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020, jangan khawatir. Masyarakat khususnya kalangan pemilih pemula tetap bisa memberikan suara bagi kepala daerah pilihan mereka.

"Warga yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar di DPT atau DPTb, tetap bisa menggunakan hak pilih di TPS setempat, dengan syarat harus menunjukkan KTP elektronik-nya atau KTP-el," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman.

Ketua KPU meminta agar masyarakat berperan aktif jika merasa dirinya belum terdaftar dengan melaporkan ke penyelenggara pemilu terdekat seperti panitia pemungutan suara (PPS) di kelurahan. Bisa juga melapor ke kantor KPU daerah setempat. Warga bisa mengecek DPT di laman lindungipilihanmu.kpu.go.id.

Bagi masyarakat di luar DPT atau DPTb akan diberikan kesempatan menggunakan hak suaranya mencoblos, satu jam (12.00-13.00 waktu setempat) sebelum waktu pencoblosan berakhir di tempat pemungutan suara (TPS). Mereka dapat menggunakan surat suara cadangan atau sisa surat suara yang tersedia di TPS. Sepanjang persediaan surat suara masih tersedia.

Sesuai Pasal 57 UU 10/2016 tentang Pilkada, semua warga negara Indonesia yang sudah tercantum dalam DPT pilkada, dapat mencoblos pada 9 Desember 2020. Warga yang telah masuk dalam DPT saat hari pencoblosan Pilkada 2020 bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS lain di luar wilayahnya. Syaratnya, dia mengantongi surat pindah memilih dari panitia pemungutan suara (PPS).

Pihak KPU pun telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020 sejumlah 100.359.152 pemilih. Sedangkan menurut KPU, yang belum melakukan perekaman yang termasuk dalam DPT tersebut sejumlah 1.754.751 pemilih.

Untuk melindungi hak pilih masyarakat, warga yang telah berumur 17 tahun menjelang 9 Desember 2020, sudah dimasukkan oleh Dukcapil dalam daftar perekaman untuk KTP-el. KPU pun memasukkan calon pemilih pemula tersebut dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4).

Pihak Dukcapil Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada akan membantu melayani perekaman calon pemilih pemula ini dengan tetap membuka layanan perekaman KTP-el saat 9 Desember 2020. Bagi warga yang kesulitan akses menyambangi kantor dinas dukcapil, rekaman jati diri akan dilakukan secara “jemput bola” oleh petugas dukcapil setempat.

KPU memanfaatkan hak akses data kependudukan yang telah diberikan oleh Kemendagri tersebut untuk memverifikasi data pemilih. Layanan administrasi bakal dikebut jelang Pilkada 2020 khususnya bagi pemilih pemula dengan melakukan perekaman sekaligus pencetakan KTP-el. Bagi yang pemilih yang terdaftar di DPT tapi kehilangan KTP juga bisa mencetak ulang di kantor dukcapil.

Syarat bagi pemilih yang ingin merekam jati diri mereka, foto diri, sidik jari dan retina mata, untuk pencetakan KTP-el cukup membawa Kartu Keluarga (KK) asli dan form permohonan pembuatan KTP-el.

Bagi pemilih yang mencetak KTP-el baru karena hilang, syaratnya membawa:

  • Fotokopi KK
  • Surat keterangan hilang dari kepolisian

Bagi pemilih mengganti KTP-el karena sudah rusak syaratnya membawa:

  • KTP-el yang rusak
  • Fotokopi KK

Sedangkan, bagi pemilih yang sudah merekam tapi belum mencetak KTP-el, syaratnya membawa:

  • Surat Keterangan Pengganti KTP dari Dukcapil/Kecamatan
  • Fotokopi KK
  • Sebelum ke Dinas Dukcapil/Kecamatan, dicek dulu apakah KTP-el sudah dicetak atau belum dengan memindai barcode yang ada di Surat Keterangan Pengganti KTP-el.

Masyarakat bisa mengecek informasi terkait hal tersebut di laman dinas dukcapil kabupaten/kota atau dukcapil.kemendagri.go.id. Beberapa daerah bahkan sudah menerapkan aplikasi e-open dinas dukcapil untuk memproses penggantian KTP-el secara daring.

Pilkada 2020 ini diharapkan sebagai momentum agar semua pemilih bisa mencoblos dengan berbasiskan KTP-el, sekaligus meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus meningkatkan target One Single Identity bagi seluruh warga negara RI.

 

 

Penulis: Kristantyo Wisnubroto
Editor: Eri Sutrisno/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Adminduk
Daftar Pemilih Tetap
Dukcapil
Kemendagri
Komisi Pemilihan Umum (KPU)
KPU
KTP Elektronik
KTP-el
Panitia Pemungutan Suara (PPS)
Pemilih Pemula
Pilkada 2020
Pilkada Serentak 2020
Layanan Terpopuler
Program Keluarga Harapan (PKH) 2021, Berikut Syarat dan Ketentuan Penerimanya
Kebutuhan dasar kesehatan ibu hamil dan anak usia 0--6 tahun pun kini dijamin pemerintah sebagai bagian program PKH.   ...
Sembilan Syarat Penerima Vaksin Covid-19
Masyarakat yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 harus memenuhi kondisi kesehatan yang telah ditetapkan. Apa saja syarat-syaratnya? ...
Alur Registrasi Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama
Sebelum divaksin, peserta vaksinasi Covid-19 harus melakukan registrasi dan verifikasi. Dalam proses verifikasi, peserta mengkonfirmasi domisili serta penapisan sederhana terhadap penyakit penyerta ya...
Stimulus Tarif Listrik Jalan Terus, Begini Cara Mendapatkannya
PLN kembali memberikan stimulus atau bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga bersubsidi maupun bisnis dan industri golongan tegangan rendah. ...
Syarat Menerima Bantuan Modal untuk Lulusan Program Keluarga Harapan (PKH)
Kementerian Sosial mulai tahun ini menyalurkan bantuan modal kewirausahaan untuk Keluarga Penerima Manfaat yang telah lulus Program Keluarga Harapan (KPM PKH). ...
Bansos Tunai Tahun 2021 Diluncurkan, Begini Cara Mengeceknya
Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tahun 2021 akan menyasar 10 juta keluarga di seluruh Indonesia. Bansos ini akan diberikan secara bertahap mulai Januari hingga April. ...
Program Indonesia Pintar Bergulir, Ini Cara Pencairannya
Pengecekan nama di dalam daftar penerima bantuan PIP dapat dilakukan dengan cara mengakses laman pip.kemdikbud.go.id. ...
Mengenal Layanan 6 Fitur Baru Aplikasi Mobile JKN
Penambahan fitur-fitur Mobile JKN sejalan dengan upaya BPJS Kesehatan untuk memudahkan layanan, transparansi dan meningkatkan mutu fasilitas kesehatan. ...
Cara Mengecek Jumlah Pemilih di TPS
Masyarakat bisa mengecek jumlah pemilih di TPS terdekat yang sudah ditentukan oleh KPU. ...
Mengecek Bantuan Subsidi Guru Agama
Kementerian Agama mengalokasikan anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Salah satunya dialokasikan untuk bantuan subsidi upah (BSU)...