Bahasa | English


HARI BESAR KEAGAMAAN

Fatwa Salat Idulfitri dari MUI

16 May 2020, 09:23 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang salat Idulfitri di musim pandemi Covid-19 ini. Umat Muslim bisa melakukan salat sendiri di rumah.


Fatwa Salat Idulfitri dari MUI Umat muslim melaksanakan ibadah salat sunat Id Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: ANTARA FOTO / Irwansyah Putra

Lebaran sebentar lagi tiba. Hanya saja momen Idulfitri tahun ini suasananya akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Wabah Covid-19 yang melanda dunia memaksa umat Muslim harus melakukan ritual ibadah Ramadan dan Idulfitri di rumah. Terutama umat Muslim yang tinggal di belahan bumi yang terkena pandemi virus corona, termasuk Indonesia.

Ihwal cara menjalankan ibadah Idulfitri di tengah pandemi Covid-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa nomor 28 Tahun 2020. Fatwa itu mengatur tentang “Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri”.

"Fatwa ini dibahas mulai Rabu (6/5/2020) atas pertanyaan dari masyarakat," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh di Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Pembahasan pedoman ini dilakukan secara daring yang diikuti 41 anggota. Sidang dipimpin Ketua Fatwa MUI H Hasanuddin AF. Menurut Niam, fatwa itu dikeluarkan dengan pertimbangan salat Idulfitri merupakan ibadah yang menjadi salah satu syiar Islam dan simbol kemenangan dari menahan nafsu selama Ramadan.

Dalam fatwa itu disebutkan, salat bisa dilakukan di masjid, musala, atau lapangan. Syaratnya, kata Niam, jika angka penularan Covid-19 di suatu daerah menurun dan adanya kebijakan pelonggaran aktivitas sosial berdasarkan pertimbangan ahli yang kredibel dan amanah. "Namun pelaksanannya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

Jika angka penularan masih tinggi, menurut Komisi Fatwa MUI, salat jemaah bisa dilakukan di rumah secara sendiri (munfarid) atau berjemaah. Jika dilakukan berjemaah minimal harus diikuti empat  orang. Satu orang menjadi imam dan tiga lainnya menjadi makmum. Kaifiat salat Idulfitri berjemaah di rumah mengikuti tata cara salat sebagaimana dilakukan di masjid atau musala.

"Jika jumlah jemaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat jemaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khotbah, maka salat boleh dilakukan berjemaah tanpa khotbah," kata Niam.

Panduan kaifiat salat Idulfitri berjemaah adalah sebagai berikut:

1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi'ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat salat Idulfitri

4. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca takbir sebanyak tujuh kali

6. Membaca surah Al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al-Quran.

7. Rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

8. Pada rakaat kedua sebelum membaca Al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak lima kali sambil mengangkat tangan.

9. Membaca Surah Al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al-Quran.

10. Ruku', sujud, dan seterusnya hingga salam.

11. Setelah salam, disunahkan mendengarkan khotbah Idulfitri.

 

Panduan Kaifiat Khotbah Idulfitri

1. Khotbah 'Id hukumnya sunah yang merupakan kesempurnaan salat Idulfitri.

2. Khotbah 'Id dilaksanakan dengan dua khotbah, dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.

3. Khotbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khotbah kedua dimulai dengan takbir tujuh kali.

4. Khotbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Membaca takbir sebanyak sembilan kali.

b. Memuji Allah.

c. Membaca selawat Nabi Muhammad SAW.

d. Berwasiat tentang takwa.

e. Membaca ayat Al-Quran

5. Khotbah kedua dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Membaca takbir sebanyak tujuh kali.

b. Memuji Allah.

c. Membaca selawat Nabi Muhammad SAW

d. Berwasiat tentang takwa.

e. Mendoakan kaum muslimin.

 

Panduan Takbir Idulfitri

1. Setiap muslim dalam kondisi apapun disunahkan untuk menghidupkan malam Idulfitri dengan takbir, tahmid, tahlil menyeru keagungan Allah SWT.

2. Waktu pelaksanaan takbir mulai dari tenggelamnya matahari di akhir Ramadan hingga jelang dilaksanakannya salat Idulfitri.

3. Disunahkan membaca takbir di rumah, masjid, pasar, kendaraan, jalan, rumah sakit, kantor, dan di tempat-tempat umum sebagai syiar keagamaan.

4. Pelaksanaan takbir bisa dilaksanakan sendiri atau bersama-sama, dengan cara jahr (suara keras) atau sirr (pelan)

5. Dalam situasi pandemi yang belum terkendali, takbir bisa dilaksanakan di rumah, di masjid oleh pengurus takmir, di jalan oleh petugas atau jemaah secara terbatas, dan juga melalui media televisi, radio, media sosial, dan media digital lainnya.

6. Umat Islam, pemerintah, dan masyarakat perlu menggemakan takbir, tahmid, dan tahlil saat malam Idulfitri sebagai tanda syukur sekaligus doa agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT.

 

 

 

Penulis: Fajar WH
Editor: Eri Sutrisno/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Covid-19
Dampak Covid-19
Diagnosis Covid-19
Fatwa MUI
Idul Fitri
LawanCovid19
Lebaran
MUI
Penanganan Covid-19
Layanan Terpopuler
Mengecek Bantuan Subsidi Guru Agama
Kementerian Agama mengalokasikan anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Salah satunya dialokasikan untuk bantuan subsidi upah (BSU)...
Jika Nama Tidak Tercantum dalam Daftar Pemilih Pilkada
Sesuai Pasal 57 UU 10/2016 tentang Pemilihan kepala daerah (Pilkada), semua WNI yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) dapat mencoblos pada 9 Desember 2020. ...
Pemerintah Beri Subsidi bagi Guru Honorer, Begini Cara Pencairannya
Pemerintah berikan bantuan subsidi bagi para guru dan tenaga pendidik non-PNS, baik di sekolah negeri maupun swasta. ...
Diskon Tambah Daya Listrik
Karena antusiasme masyarakat, PLN memperpanjang program diskon tambah daya "Super Merdeka". ...
Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi
Ada yang berbeda pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020. Sederet aturan khusus diberlakukan demi menjamin pelaksanaan protokol kesehatan. ...
Layanan Pajak di Masa Pandemi
Sejak 1 September 2020, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tatap muka di kantor pajak wajib mengambil nomor tiket antrean secara online. ...
Memastikan Subsidi Gaji Masuk ke Rekening
Awal November merupakan jadwal realisasi penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) gelombang II. Pengecekan pun segera dapat dilakukan. ...
Menjaga Aman saat Liburan Tiba
Liburan itu penting, tapi agar tidak menimbulkan masalah, haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan. ...
Mengurus Visa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Fasilitas bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (visa on arrival) ditiadakan selama pandemi Covid-19. ...
Sudahkah Anda Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada 2020?
Sebelum jalan ke bilik suara Pilkada 2020, sebaiknya mengecek status Anda dan keluarga di Daftar Pemilih Tetap (DPT). ...