HUT RI
  Upacara Bendera Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia digelar secara virtual. ANTARA FOTO

Undangan Istimewa Ulang Tahun Kemerdekaan

  •   Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:40 WIB
  •   Oleh : Administrator

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan RI diselenggarakan secara terbatas. Masyarakat dapat berpartisipasi atau mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi dan upacara penurunan bendera secara virtual.

Pandemi Covid-19 mengubah cara memeriahkan Perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk yang kedua kalinya, Sekretariat Presiden kembali memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia (dalam dan luar negeri) untuk dapat bergabung bersama Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia mengikuti upacara 17 Agustus 2021 secara daring.

Masyarakat bisa ikut menyaksikan siaran langsung dari halaman Istana Merdeka melalui video conference. Pemerintah menegaskan, peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 mengangkat tema ‘Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh’.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar online ke alamat web https://pandang.istanapresiden.go.id  sebagai laman resmi pendaftaran. Alokasi kuota masyarakat yang mendaftar online sebanyak 35.690 undangan, terbagi atas upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sebanyak 17.845 peserta dan upacara penurunan bendera Sang Merah Putih sebanyak 17.845 peserta.

Masyarakat akan memperoleh pesan melalui Whatsapp dan e-mail yang berisi ketentuan mengikuti jalannya upacara setelah dilakukan verifikasi data. Setiap pendaftar hanya akan memperoleh satu tautan undangan konferensi video. Peserta upacara daring nantinya akan mendapat sertifikat elektronik dari Istana.

Pemohon yang mengajukan kuota undangan tersebut akan terlebih dahulu dilakukan verifikasi data untuk kemudian memperoleh pesan melalui WhatsApp dan surel yang berisi ketentuan untuk mengikuti jalannya upacara secara langsung melalui konferensi video. Upacara HUT ke-76 RI yang akan diadakan secara virtual itu merupakan yang kedua kali digelar di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Sekretariat Presiden juga menggelar upacara kemerdekaan secara daring pada HUT ke-75 RI dan menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor peserta terbanyak. Upacara ini akan terbagi menjadi dua sesi, yakni upacara peringatan detik-detik proklamasi dan upacara penurunan bendera.

 

Acara Pagi

Pukul 08.00 – 09.00 WIB.

“17-AN VIRTUAL LIVE DARI ISTANA”

- Menyapa Peserta Upacara Virtual

- Hiburan Musik Akustik

- Kuis Berhadiah

 

Pukul 09.00 – 09.40 WIB.

“ACARA PERINGATAN ULANG TAHUN KEMERDEKAAN KE-76 REPUBLIK INDONESIA”

- Penampilan Kesenian

- Hiburan Musik

 

Pukul 09.40 – 11.02 WIB.

“UPACARA PERINGATAN ULANG TAHUN KEMERDEKAAN KE-76 REPUBLIK INDONESIA”

- Upacara Peringatan ke-76 Detik-Detik Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Rangkaian Acara Sore

 

Pukul 14.30 – 15.30 WIB.

“17-AN VIRTUAL LIVE DARI ISTANA”

- Menyapa Peserta Upacara Virtual

- Hiburan Stand Up Comedy

- Kuis Berhadiah

 

Pukul 15.30 – 16.50 WIB.

“ACARA PERINGATAN ULANG TAHUN KEMERDEKAAN KE-76 REPUBLIK INDONESIA”

- Penampilan Kesenian

- Hiburan Musik

 

Pukul 16.50 – 17.35 WIB.

“UPACARA PENURUNAN BENDERA NEGARA SANG MERAH PUTIH”

- Upacara penurunan bendera negara Sang Merah Putih

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam pegelaran akbar Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan RI secara virtual melalui video conference langsung dari halaman Istana Merdeka, Jakarta,” tulis pengumuman di laman  https://pandang.istanapresiden.go.id

Adapun syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan dengan menekan tombol "Daftar video conference" di bawah.
  2. Berusia minimal 6 tahun.
  3. Sehat jasmani dan rohani.
  4. Diperkenankan memakai pakaian adat.
  5. Tetap menerapkan protokol kesehatan di tempat masing-masing.
  6. Tidak berada di keramaian.

 

Setelah peserta mengisi formulir pendaftaran secara online, maka peserta harus melakukan konfirmasi pendaftaran melalui link yang dikirim melalui e-mail yang telah didaftarkan. Kemudian, akan muncul notifikasi pada e-mail. Untuk itu, peserta disarankan untuk memeriksa e-mail secara berkala untuk mendapatkan link video conference.




Penulis: Eri Sutrisno
Redaktur: Ratna Nuraini/Elvira Inda Sari