KOMINFO
  Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kanan) meninjau stan UMKM pada acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6/2021). ANTARA FOTO/ Rifan Awal Lingga

Genjot Digitalisasi UMKM dan Pariwisata dari Labuan Bajo

  •   Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:21 WIB
  •   Oleh : Administrator

Pemerintah mempercepat digitalisasi sektor pariwisata serta usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangkitkan perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

Sejalan dengan misi pemerintahan Joko Widodo untuk memprioritaskan pembangunan wilayah timur Indonesia, maka di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, kunci kebangkitan ekonomi nasional bertumpu pada sektor UMKM dan pariwisata. Puluhan juta orang tergantung dalam mata rantai bisnis UMKM dan pariwisata.

Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjuk sebagai menjadi tuan rumah acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), melalui program "Kilau Digital Permata Flobamora". Perhelatan itu merupakan kolaborasi lintas kementerian dan Lembaga, yaitu Kemenkominfo, Pemprov NTT, Bank Indonesia, Telkom, Telkomsel, Badan Otorita Labuan Baju Flores (BPOLBF), dan berbagai pihak lainnya.

Puncak acara Kilau Digital Permata Flobamora digelar secara hybrid pada Jumat (18/6/2021). Dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin.

Gernas BBI yang berlangsung secara virtual dan offline di Pusat Kreatif Puncak Waringin, Labuan Bajo, merupakan gerakan kampanye nasional untuk mendorong perluasan pasar lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dan etalase bagi produk lokal unggulan. Kawasan Labuan Bajo sendiri juga sudah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Superprioritas bersama empat kawasan lainnya.

Flobamora merupakan kawasan gugusan kepulauan di Nusa Tenggara Timur meliputi Flores, Sumba, Timor, dan Alor. Program ini merupakan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah mengangkat permata ekonomi dan budaya NTT melalui transformasi digital, termasuk di bidang UMKM, pertanian, pariwisata, pendidikan, kesehatan. Dengan demikian, jaringan digital membuat produk dan destinasi wisata NTT tak hanya dikenal di dalam negeri namun juga di dunia.

Bagaimana agar kelompok UMKM dan pegiat pariwisata masuk ke pasar digital? Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan, pemerintah telah menyiapkan aplikasi super, Jaringan Pariwisata (JPHub), untuk mempercepat pelaku pariwisata dan UMKM masuk ke marketplace. Lebih dari itu, JPHub juga akan terhubung dengan metode pembayaran nontunai (cashless) melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.

Menteri Johnny menyatakan, dengan memanfaatkan aplikasi super akan mendorong pelaku UMKM Indonesia digital onboarding. Menurutnya, sebagai soko guru atau pilar penting GDP nasional, pemerintah mengharapkan paling tidak pada 2024 nanti ada 50% atau sekitar 30 juta UMKM sudah terdigitalisasi.

"Untuk itu, khusus di Labuan Bajo saja saat ini pemerintah bersama ekosistemnya berkolaborasi. Ada Telkom dengan BAKTI Kominfo yang telah menyediakan platform www.wonderin.id/ sebagai wujud dukungan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata, kemudian dari sisi pembayarannya bekerja sama dengan Bank Indonesia, adapula Pemda NTT mendukung melalui Bank Pembangunan Daerah," paparnya.

Melihat potensi di NTT, pemerintah mendukung pengembangan basis pariwisata sosiokultural dengan melibatkan masyarakat desa setempat membangun homestaysekelas hotel bintang 3. Termasuk memanfaatkan Puncak Waringin sebagai creative hub bagi pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata.

Untuk pertama kali, Kilau Digital Permata Flobamora juga membuat Virtual Expo bagi pegiat UMKM di NTT. Virtual Expo adalah platform inovasi kolaborasi terbuka yang melibatkan banyak pihak dan dapat dikunjungi melalui laman www.kilaudigitalflobamora.id/.

 

Persiapan KTT G-20

Satu hal, dengan kondisi alam yang masih orisinal, menurut Menteri Johnny, pengembangan pariwisata di NTT perlu didukung dengan paket pariwisata yang unik. Salah satunya bisa dikemas dengan dukungan layanan telekomunikasi informasi dan komunikasi (TIK) yang memadai untuk melengkapi kehebatan destinasi pariwisata yang dimiliki daerah di seluruh wilayah Indonesia.

"Ini yang kita dukung dan Kominfo hadir di situ melalui penggelaran infrastruktur dengan menghasilkan sinyal yang kuat dan stabil agar tercipta kenyamanan dan kemudahan bagi wisatawan. Kami akan membangun 421 BTS di tahun 2021 sekarang dan 118 BTS di tahun 2022 termasuk di tiga kabupaten yakni, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat," jelasnya.

Labuan Bajo akan menjadi salah satu tempat yang akan digunakan untuk pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G20. Konferensi tersebut akan berlangsung pada November 2022.

Penguatan infrastruktur TIK di NTT sejalan dengan arahan dari Presiden Jokowi. Oleh sebab itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Daerah Manggarai Barat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan destinasi wisata Labuan Bajo. Khususnya Puncak Waringin, yang menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan alam Nusa Tenggara Timur.

"Presiden kasih instruksi ke saya untuk melaporkan keadaan di sini dan titip mengenai pelaksanaan KTT G20 pada November tahun depan, side event G20 ini ada beberapa hari di sini," kata Menko Luhut dalam Acara Puncak Bangga Buatan Indonesia: Kilau Digital Permata Flobamora, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6/2021).

Menko Luhut menginstruksikan pemda melakukan pembersihan kabel-kabel PLN dan Telkom di sekitar kawasan Labuan Bajo serta segera menanam pohon dan tanaman agar suasana makin rimbun di sana. Perawatan dan kebersihan sarana serta fasilitas di kawasan itu juga diminta agar dijaga.



Penulis: Kristantyo Wisnubroto
Redaktur: Ratna Nuraini/Elvira Inda Sari