Beranda UKP4 Capaian Kinerja
UKPPPP
Unit Kerja Presiden
Bidang Pengawasan dan
Pengendalian Pembangunan
 
Alamat:
Gedung Setneg Sayap Timur
Jl. Veteran III No. 2
Jakarta 10110
 
Telepon:
021-350 8003
 
Faks:
021-231 4147
 
Email:
webmaster@ukp.go.id
Profil

Capaian Kinerja

Laporan Capaian Kinerja KIB-II Hari ke-100

Rabu, 10 Februari 2010
Cetak PDF

P100H, sesuai kerangka berpikirnya, adalah suatu ikhtiar KIB-II untuk mengokohkan pijakan awal fondasi strategis dari rangkaian pelaksanaan Prioritas Nasional Lima Tahun. Demi merebut momentum dan seturut arahan Presiden, perhatian juga ditekankan pada program/proyek yang direncanakan selesai dalam kurun 2004-2009 namun mengalami hambatan dalam pelaksanaannya. Program/proyek yang macet itu dilancarkan (debottlenecking). Dalam P100H pula, dicanangkan program/proyek quickwins, yakni program/proyek baru yang dirancang matang untuk rampung dalam seratus hari dan nyata nilai strategisnya. Dengan demikian, diharapkan akan terbangun kepercayaan (trust building) dari segenap pemangku kepentingan dalam melaksanakan pemerintahan ke depan.

Unduh Laporan Capaian Kinerja KIB-II Hari ke-100

http://indonesia.go.id/id/images/img_ukp4/Laporan%20Capaian_100_Hari.pdf

 

Sejak dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Sidang Kabinet Paripurna Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)-II, “Program Aksi 100 Hari” (selanjutnya disingkat “P100H”) kini telah sampai pada hari ke-75 (H75). Penggalan tiga per empat ini — kesinambungan dari periode H30 dan H50 yang dipantau dan dilaporkan pada sidang kabinet — dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk memastikan bahwa program-program P100H yang diemban para pembantu Presiden itu berjalan baik. Sesuai arahan Presiden, tepat setelah para awak KIB-II itu dilantik pada 22 Oktober 2009, mereka sudah dituntut untuk langsung bekerja; tak ada waktu lagi untuk menunggu.
P100H, sesuai kerangka berpikirnya, adalah suatu ikhtiar KIB-II untuk mengokohkan pijakan awal fondasi strategis dari rangkaian pelaksanaan Prioritas Nasional Lima Tahun. Demi merebut momentum dan seturut arahan Presiden, perhatian juga ditekankan pada program/proyek yang direncanakan selesai dalam kurun 2004-2009 namun mengalami hambatan dalam pelaksanaannya. Program/proyek yang macet itu dilancarkan (debottlenecking). Dalam P100H pula, dicanangkan program/proyek quickwins, yakni program/proyek baru yang dirancang matang untuk rampung dalam seratus hari dan nyata nilai strategisnya. Dengan demikian, diharapkan akan terbangun kepercayaan (trust building) dari segenap pemangku kepentingan dalam melaksanakan pemerintahan ke depan.

 

Kerangka Pikir P100H

 

Capaian H75

Hingga kini, seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) telah memasukkan laporan sesuai format dan tenggat waktu yang disepakati. Hal ini menandakan bahwa semangat dan usaha K/L untuk menjalankan progres capaian P100H hingga H75 cukup menggembirakan. Capaian rencana aksi (renaksi) itu sendiri dari total 129 renaksi menorehkan prestasi: 33 renaksi sangat memuaskan, 92 renaksi memuaskan, 2 renaksi kurang memuaskan, dan 2 renaksi mengecewakan. Untuk mendapatkan gambaran mengenai progres renaksi H75 tersebut, berikut ditampilkan capaiannya yang disandingkan dengan capaian renaksi sebelumnya, yakni H30 dan H50.

 

Capaian Renaksi H30 dan H50 dari P100H

 

Proses Pemantauan

Pelaksanaan pemantauan dilakukan secara ketat melalui pelaporan yang disampaikan oleh K/L terkait pada H30, H50, H75, dan H100. Pemantauan terhadap capaian sasaran P100H dilakukan dengan pemantauan lapangan dan analisis dokumen. Guna meningkatkan akurasi, pemantauan lapangan menggunakan pendekatan berbasis geografis dan menempatkan foto plus koordinat lokasinya. Berikut adalah contoh gambar hasil pemantauan lapangan:

Percepatan pembangunan atau revitalisasi pasar tradisional bagi pelaku UKM (kode: P23A3)
– Pasar Pasir Tanjung, Kabupaten Bogor (posisi objek: 6,594o LS, 107,144o BT)
H30
23 November 2009
Sumber: Menegkop UKM
H50
16 Desember 2009
Sumber: Monitoring UKP

 

Peningkatan kesehatan lingkungan berupa pembangunan sarana air minum di 1.379 lokasi/kawasan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pembangunan sanitasi masyarakat di 61 lokasi (kode: P13A1) – Sarana Air Minum di Serang (Banten) dan Kupang (NTT)

H75
Instalasi Air Minum IKK
Bojonegara, Serang:
6o4’0.6’’LS, 106o9’5.7’’BT
27 Desember 2009

 


H75
Pamsimas Kuanheum, Kupang:
10.17385"LS, 123.9773"BT
27 Desember 2009

 

Hanya dalam kurun dua minggu, tumpukan material pipa air minum (foto atas) berhasil ditanam di lahan yang disediakan (foto bawah). Selain faktor tersedianya material, partisipasi masyarakat adalah salah satu kunci keberhasilan dan kecepatan pembangunan infrastruktur air minum terkait


 

Guna memudahkan pemahaman atas hasil pemantauan yang dilakukan, penilaian terhadap capaian sasaran P100H menggunakan indikator warna sebagai ukuran keberhasilan pencapaian program. Indikator warna tersebut adalah:

Sangat memuaskan (Lebih dari target* (>100%))
Memuaskan (Sesuai/mendekati target* (76-100%))
Kurang memuaskan (Di bawah target* (51-75%))
Mengecewakan (Jauh di bawah target* (<50%))
  Catatan:    target* adalah target yang direncanakan akan dicapai pada setiap pentahapan monitoring, yaitu pada H30H, H50, H75, dan H100

Dari total 129 renaksi tersebut, 19 telah dinyatakan rampung, yang mencakup 8 di bidang politik, hukum, dan keamanan (Polhukam); 5 di bidang perekonomian; dan 6 di bidang kesejahteraan rakyat (Kesra). Renaksi ini akan dipantau terus operasionalisasinya.


Tentang renaksi yang mengecewakan dan kurang memuaskan, sejumlah menteri terkait telah melakukan tindak-lanjut. Menteri Keuangan, pada H75 belum menyelesaikan beberapa persyaratan pembentukan perusahaan pembiayaan infrastruktur; namun pada 19 Januari 2010, persyaratan itu telah terpenuhi. Demikian pula Menteri Perindustrian, pada H75 belum melaksanakan workshop revitalisasi industri pupuk, tetapi beberapa hari setelah itu workshop dilaksanakan. Pada saat ini Menteri PPN/Kepala Bappenas telah menyelesaikan draft perubahan Keppres 80/2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Menteri Kesehatan sudah mempercepat penetapan Surat Keputusan tentang kewajiban menuliskan resep dan penggunaan obat generik di sarana pelayanan kesehatan pemerintah.

 

Panduan Memahami Laporan H75

1. Total program yang dilakukan oleh seluruh kementerian adalah 45; tersebar dalam 129 renaksi dan terbagi atas kelompok:
 
  • Polhukam        : 10 program dan 43 renaksi;
  • Perekonomian : 19 program dan 51 renaksi;
  • Kesra            : 16 program dan 35 renaksi.

    Program dan renaksi dituangkan ke dalam lembar kerja sebagai berikut:

klik dibawah ini untuk mengunduh Capaian Kinerja KIB-II Hari ke-75

http://indonesia.go.id/id/images/img_ukp4/Monitoring%20p100H_H75-web.pdf