![]() |
| Provinsi Jawa Timur |
| Alamat: Jl. Pahlawan No. 110, Surabaya - Jawa Timur |
| Telepon: 031-352 0005, 352 0004 |
| Fax: 031-353 8589 |
| Email: |
| bpd@jatim.go.id |
| Website: www.jatimprov.go.id |
FEBRUARI 2012, TINGKAT PENGANGURAN TERBUKAN JATIM HANYA 4,14 PERSENKetenagakerjaan |
PEMERINTAH DAERAH HARUS MENJADI PILAR MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMIEkonomi |
Unibraw Terapkan Blue Economy di Pulau SempuEkonomi |
JATIM SIAP SUKSESKAN SWASEMBADA DAGING SAPIEkonomi |
ITS temukan energi alternatif menghemat BBMIptek |
Jatim Bidik Pasar Emas Amerika LatinEkonomi |
ITS Rancang Mobil ListrikIptek |
MENCOBA MENGGALI BATIK KHAS GRESIKKebudayaan |
SADARI KENAIKAN BBM, BURUH GRESIK SEPAKAT TIDAK LAKUKAN AKSIKetenagakerjaan |
Pantau Hujan dengan 3GIptek |
Ratusan warga korban lumpur dari Desa Reno Joyo (Pagar Rekontrak) atau Renokenongo, dan Risen kembali menggelar doa bersama agar segera direalisasikan sisa ganti rugi yang molor beberapa bulan. Doa bersama ini digelar di area dekat titik 25 di Desa Pejarakan Kecamatan Besuki Jabon, Kamis (5/1).
Yudho Wintoko, korlap aksi dan doa bersama mengatakan, warga juga meminta Lapindo menepati janjinya yang akan melunasi angsuran ganti rugi aset tanah dan bangunan milik warga yang terendam oleh lumpur panas yang keluar dari bekas area sumur Banjar Panji I milik Lapindo Brantas Inc.
Menurutnya Lapindo berjanji akan membayar tunggakan itu secepatnya, namun sampai kini masih belum ada realitasnya. Dikatakannya, ada empat perwakilan warga yakni H Sunarto, Pintoko, Husein dan Ponadi sudah menemui orang BPLS, Minarak dan pejabat terkait di Kantor Gayungsari untuk menagih janji.
Sebelumnya, Ratusan korban lumpur dari berbagai desa juga melakukan aksi istighasah di atas tanggul penahan lumpur (Kamis, 8/12). Aksi ini sebagai bentuk harapan warga kepada Minarak Lapindo Jaya (MLJ) selaku juru bayar dari Lapindo Brantas Inc.
Salah seorang warga, Pitanto, mengatakan, dalam istigasah ini harapan warga supaya angsuran yang dilakukan oleh Minarak Lapindo Jaya tidak tersendat."Dengan adanya istighasah ini kami berharap supaya angsuran warga kembali lancar dan tidak tersendat seperti yang terjadi saat ini," katanya berharap.
Sumber:http://www.jatimprov.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=11868&Itemid=1