![]() |
| Badan Kepegawaian Negara |
| Alamat: Jl. Letjen Sutoyo No.12, Jakarta 136400 |
| Telepon: 021-809 3008 |
| Fax: 021-801 0301 |
| Website: www.bkn.go.id |
| Profil |
Computer Assisted Test (CAT)
Senin, 30 Maret 2009
Jakarta - Menjawab tantangan sekaligus tuntutan masyarakat yang menginginkan rekrutmen CPNS secara cepat, transparan dan obyektif, BKN meluncurkan Computer Assisted Test (CAT). CAT adalah metode ujian dengan menggunakan aplikasi computer. CAT pada penggunaanya nanti akan sangat efisien dan flexible. CAT bisa digunakan dalam rekrutmen dan seleksi CPNS ataupun untuk kepentingan rekrutmen dan seleksi di bidang kepegawaian lainnya. CAT merupakan hasil bench mark/studi banding dari Negara-negara yang telah menggunakan CAT misalnya Civil Service Commission di Philipina, terutama untuk merekrut pegawai negeri sipil. Pada penerapannya di Indonesia CAT dikembangkan dengan beberapa perubahan yang disesuaikan dengan norma, situasi dan kondisi sistem kepegawaian yang ada. Menurut Direktur Rekinpeg. Drs. Purwanto MM, tujuan rekrutmen dan seleksi dengan CAT adalah untuk mempercepat proses pelaksanaan ujian dari pemeriksaan hasil ujian, menciptakan standardisasi hasil ujian secara nasional dan menetapkan standar nilai. Lebih jauh Purwanto menambahkan seleksi CPNS secara computerize bertujuan untuk menghindari kemungkinan adanya Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam proses rekrutmen CPNS. Dalam aplikasinya, peserta tes dapat langsung mengetahui hasil/nilai setelah tes usai. Kelulusan ditentukan dengan scoring. Peserta yang dinyatakan lulus langsung memperoleh sertifikat kelulusan yang direncanakan akan berlaku selama dua tahun. Ditinjau dari segi pelaksanaan, CAT ini akan mempermudah peserta tes dalam mengerjakan soal-soal tes. “Dengan aplikasi CAT, peserta tes tinggal pencet mouse, ini sangat mudah!†Kata Purwanto. Untuk mempercepat penerapan CAT, BKN memulai dengan mempersiapkan laboratorium CAT. Laboratorium ini dilengkapi fasilitas komputer dengan aplikasi CAT. Setiap komputer diprogram dengan aplikasi soal-soal yang variatif. Untuk kebutuhan jangka pendek, bank soal harus menyediakan minimal 5000 butir soal. Pengadaan laboratorium CAT dan persiapan SDM yang kompeten di bidangnya adalah bukti bahwa BKN tidak main-main dalam membidani lahirnya CAT. Simulasi perdana pelaksanaan CAT telah dilaksanakan November lalu BKN di Gedung III Lantai 6 Kantor BKN Pusat. Simulasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Rekinpeg. Purwanto. Hadir dalam simulasi ini Kepala BKN DR. Edy Topo Ashari, M. Si. didampingi Sekretaris Utama Drs. Edy Sujitno, SH., M. Si. dan Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan Drs. S. Kuspriyomurdono, M. Si. Simulasi ini dihadiri juga beberapa pejabat eselon II BKN. Sumber: |