Tanam Pohon, Bupati Gresik Janjikan Hadiah Sapi Limousine Untuk Camat
Senin, 02 Januari 2012
Prihatin akan prosentase hidup penghijauan yang ditanam, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto memotivasi dengan stimulasi hadiah. "bagi kecamatan yang prosentase hidup tanaman tertinggi, akan kami berihadian sapi limousine" ujarnya saat membuka gerakan menanam satu miliar pohon 2011 di desa Kedanyang, Kebomas Gresik, Jum'at (30/12).
Selain Bupati dan wakilnya, gerakan menanam satu milliard pohon yang dikenal dengan one Billion Indonesian Trees (OBIT) 2011 ini juga dihadiri oleh jajaran Muspida, Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur, Kepala Balai DAS Solo, Kepala Balai Konservasi SDA, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan Perbankan di Gresik, camat, Lurah serta tokoh masyarakat se Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan terima kasih kepada para Perusahaan baik BUMN maupun BUMD yang telah membantu terlaksananya gerakan menanam pohon ini. Kedepan Bupati berharap agar gerakan menanam sebagai upaya menyelamatkan Bumi bisa diikuti oleh banyak perusahaan. Menyelamatkan bumi dari global warming memang tanggung jawab kita bersama ujarnya dihadapan sekitar 2000 orang undangan yang hadir. Terkait janji yang disampaikan Bupati tentang hadiah sapi limousine berawal keprihatinan Bupati ketika berada di satu kawasan, yang katanya prosentase hidup bantuan tanaman hanya 10%. Kami mohon agar setelah ditanam, pohon-pohon tersebut dirawat dengan baik. Saya bersama wakil Bupati akan urunan untuk untuk membeli sapi untuk hadiahnya tegas Bupati serius tentang kompetisi menanam pohon antar kecamatan ini. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Gresik, Agus Joko Waluyo, Sampai akhir Desember 2011 melalui gerakan, Dinas Pertanian , Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Gresik telah menyalurkan dan menanam pohon sebanyak 424.374 batang pohon diseluruh wilayah Kabupaten Gresik. Pohon-pohon yang ditanam pada gerakan OBIT 2011 ini antara lain, Jati, Mahoni, sengon, jabon, matoa, rambutan, mangga, jambu biji merah, mangrove, nyamplung, ketapang, cemara laut, sawokecik, sirsat, kelapa, nangka, jambu air, tanjung dan trembesi. Bibit pohon ini berasal dari bantuan berbagai pihak antara lain, BP DAS Solo 28.500 batang, PT Petrokimia Gresik 10.000 batang, Kebun Bibit Rakyat (KBR) 250.000 batang, dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur 9.374 batang, Dinas Perkebunan Propinsi Jatim 10.000 batang, Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I Denpasar 30.000 batang, BRI Gresik 1000 batang, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gresik 78.500 batang. Sasaran lahan penanaman pohon pada OBIT 2011 ini meliputi lahan-lahan kritis, kanan-kiri sungai, kanan kiri jalan, waduk, kantor-kantor pemerintahan, sekolahan, fasilitas umum, serta tempat lain yang memungkinkan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. Tentang persiapan lomba yang disampaikan Bupati Gresik, Agus Joko Waluyo menyatakan siap. Katanya, "kami sudah punya data tentang tanaman yang tersalur pada tahun 2010. Nanti kami evaluasi kembali prosentase hidup pohon tersebut. Tapi rata-rata prosentasenya lebih dari 60%" ujarnya. Tentang prosentase 10% yang disampaikan Bupati tadi itu memang tempat khusus dengan komoditi pohon khusus. Untuk yang demikian itu akan kami perbaiki dengan melakukan intensifikasi khusus"ujar Agus.
Sumber : http://www.jatimprov.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=11836&Itemid=1 |