Beranda Kementerian Kementerian Kementerian Luar Negeri Bencana Alam Pemerintah Indonesia Serahkan Dana Bantuan bagi Korban Badai Nargis di Myanmar
Kementerian Luar Negeri
 
Alamat:
Jl. Taman Pejambon No. 6
Jakarta Pusat 10110
 
Telepon:
021-344 1508
 
Fax:
021-380 551
 
Email:
infomed@deplu.go.id
 
Website:
www.kemlu.go.id
Profil

Navigasi Berita

Pemerintah Indonesia Serahkan Dana Bantuan bagi Korban Badai Nargis di Myanmar

Rabu, 02 September 2009
Cetak PDF

Duta Besar RI untuk Myanmar Sebastianus Sumarsono atas nama Pemerintah RI telah menyerahkan secara simbolis dana bantuan sejumlah US$ 1,000,000 (satu juta dolar AS) dari Pemerintah RI, kepada Pemerintah Uni Myanmar yang diwakili oleh Ketua Tripartite Core Group (TCG) yang juga merupakan Ketua Civil Service Selection and Training Board (CSSTB) U Kyaw Thu, di Kantor CSSTB, Nay Pyi Taw, Myanmar pada 31 Agustus 2009. Turut hadir menyaksikan peristiwa tersebut, Duta Besar Thailand untuk Myanmar H.E. Bansarn Bunnag dan DR. William Sabandar sebagai wakil-wakil dari ASEAN, juga pejabat-pejabat perwakilan dari Departemen Luar Negeri RI.

Bantuan tersebut merupakan perwujudan dari komitmen yang disampaikan oleh Presiden RI kepada pemimpin Myanmar Jenderal Than Shwe, setelah badai Nargis melanda Myanmar pada bulan Mei 2008. Penyerahan dana bantuan telah melampaui batas waktu karena terhambat masalah perbankan, tetapi berkat upaya yang tidak kenal lelah dan koordinasi yang baik dari departemen-departemen Pemri terkait maka dana akhirnya dapat disampaikan kepada pihak yang berhak.

Seperti telah disepakati sebelumnya oleh kedua negara, dana tersebut akan digunakan guna membantu upaya-upaya pemulihan pada sektor pendidikan dan kesehatan di Delta Irrawaddy, dengan alokasi 75% dan 25%. Kedua sektor tersebut merupakan prioritas utama yang menjadi perhatian Pemerintah RI maupun Pemerintah Myanmar. Penyampaian bantuan ini diharapkan akan semakin meningkatkan hubungan persahabatan Indonesia-Myanmar, terlebih dalam menyongsong 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara, pada 27 Desember 2009 mendatang. (Sumber: KBRI Yangon)Ss