Lahir di Bogor, Jawa Barat, 10 Oktober 1952. Beliau menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sejak 1 Oktober 2008, adalah lulusan Akpol 1974 dan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE). Ia mantan Kapolda Sumatera Utara, mantan Kapolda Kalimantan Selatan, serta pernah menjabat Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri. Ia punya misi mewujudkan Polri yang mandiri, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Karirnya setelah lulus dari Akpol, ia menjadi Wakasat Sabhara Polresta Bogor Polda Jawa Barat, 1975. Beberapa tahun kemudian, ia menjabat Kapolres Jayapura (1993). Setahun kemudian ia kembali ke Bogor menjadi Wakapolwil Bogor Polda.
Dua bulan pertama sejak dilantik, Bambang membuat gebrakan: operasi pemberantasan preman dan menindak delapan perwira tinggi Polri. Gebrakan ke luar dilakukan melalui operasi kejahatan jalanan (operasi preman), sedangkan gebrakan ke dalam dilakukan dengan menindak delapan perwira tinggi yang pernah menjabat di Kepolisian Daerah Riau karena dianggap bertanggung jawab terhadap perjudian.