
Evert Erenst Mangindaan, S.Ip
Lahir Solo, tanggal 5 Januari 1944
Mengawali karir tentaranya sebagai Danton di Aceh pada tahun 1965, Pangdam VIII Trikora 1991 - 1993, Dan Seskoad TNI AD Bandung tahun 1993 - 1995 ini. Selepas dari tentara, suami Adelina M. Tumbuan ini, malang melintang di panggung politik. Gubernur Sulawesi Utara dijabatnya pada 1995 - 2000, menjadi penasehat Presiden bidang Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia pada 2000 - 2001, dan selanjutnya tahun 2004 - 2009 menjadi anggota DPR.
Mangindaan merupakan sosok yang berobsesi agar Negara Kesatuan Republik Indonesia lebih kuat dan baik sehingga dapat tercipta Indonesia yang sejahtera dan makmur. Oleh sebab itu, ketika Susilo Bambang Yudhoyono mendirikan Partai Demokrat, dengan yakinnya Mangindaan berpindah gerbong dan memilih Partai Demokrat sebagai tumpuannya dalam menyalurkan aspirasi dan impiannya terhadap kemajuan Indonesia di masa mendatang. Keterlibatannya di Partai Demokrat mendapat apresiasi oleh pendukung partai tersebut, dengan kualitas, kompetensi dan kepiawaiannya membuat dirinya ditunjuk menjadi Sekjen DPP Partai Demokrat tahun 2003 - 2005, dan selanjutnya menjadi Ketua Bidang Polhukam DPP Partai Demokrat pada 2005 hingga sekarang.
Pada pemilu 2004 lalu, perolehan suara ayah tiga orang anak ini membludak sehingga dirinya terpilih sebagai anggota legislatif Partai Demokrat dari Sulawesi Utara, dan terpilih sebagai Ketua Komisi II DPR. Dalam Pemilu Legislatif 2009, Mangindaan kembali terpilih sebagai anggota DPR, dan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat sebagai Menteri Negara PAN dan Reformasi Birokrasi periode 2009 - 2014. (HUMAS MENPAN)