Beranda BUMN PT Perkebunan Nusantara XIV

Navigasi Berita

Berita Lainnya

PT Perkebunan Nusantara XIV

Jumat, 19 Februari 2010

PT Perkebunan Nusantara XIV

PT Perkebunan Nusantara XIV

Jumat, 19 Februari 2010
Cetak PDF

PT.Perkebunan Nusantara XIV (Persero), disingkat PTPN XIV, dibentuk berdasarkan PP No. 19 Tahun 1996, tanggal 14 Pebruari 1996. Perusahaan yang berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan penggabungan kebun-kebun yang merupakan proyek pengembangan PTP-PTP di Sulawesi, Maluku dan NTT yaitu eks PTP VII, PTP XXVIII , PTP XXXII dan PT Bina Mulia Ternak (BMT).

 

Komoditi Usaha

PTPN XIV mengusahakan komoditi kelapa sawit, karet, kakao, kelapa hibrida, kelapa Nias/tall, pala, kopi dan budidaya semusim tebu yang ditanam pada areal konsesi seluas 55.425,25 ha. Areal tanaman kelapa sawit seluas 16.228 ha, karet 2.513,5 ha, kakao seluas 995 ha (juga ditanam sebagai tanaman sela pada areal seluas 2.030 ha), kelapa hibrida 3.600 ha, kelapa Nias/tall 360 ha, pala 275 ha dan kopi 23 ha serta tanaman tebu pada areal seluas 14.312 ha. Selain penanaman komoditi pada areal sendiri + inti, PTPN XIV juga mengelola areal Plasma budidaya tahunan milik petani seluas 14.514,75 ha untuk tanaman kelapa sawit seluas 10.068 ha, karet 2.556 ha dan kakao 1.890,75 ha, sedangkan tanaman tebu rakyat hanya seluas 88 ha. PTPN XIV juga mengelola komoditi ubi kayu pada areal ex. PT BMT seluas 2.500 ha dan usaha peternakan sapi di areal seluas 19.581 ha.

 

Strategi Bisnis :

Mengingat produk akhir bisnis sawit dan karet berbentuk komoditas dan produk gula dipasarkan dalam bentuk bulk, maka strategi bisnis yang diterapkan adalah strategi kepemimpinan biaya (overall cost leadership).

 

Tujuan :

Tercapainya peningkatan laba berkelanjutan (sustainable profit growth) dan peningkatan kekayaan perusahaan (assets) untuk mensejahterakan shareholder dan stakeholders strategis dengan kesehatan perusahaan minimal mencapai A.

 

Visi :

Menjadi perusahaan agribisnis dan agroindustri di Kawasan Timur Indonesia yang kompetitif, mandiri, dan memberdayakan ekonomi rakyat.

 

Misi :

  • Menghasilkan produk utama perkebunan berupa gula dan minyak sawit yang berdaya saing tinggi, serta produk lain seperti karet, kopra dan ternak sapi, untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan/atau internasional.
  • Mengelola bisnis dengan teknologi akrab lingkungan yang memberikan kontribusi nilai kepada produk dan mendorong pembangunan berwawasan lingkungan.
  • Melalui kepemimpinan, teamwork, inovasi, dan SDM yang kompeten, dalam meningkatkan nilai secara terus-menerus kepada shareholder dan stakeholders.
  • Menempatkan Sumber Daya Manusia sebagai pilar utama penciptaan nilai (value creation) yang mendorong perusahaan tumbuh dan berkembang bersama mitra strategis.
 

BUMN