|
Empat Desa di Sumut Ditetapkan Jadi Desa Binaan Terpadu |
|
|
|
06-05-2009 |
|
Empat desa di empat kabupaten di Sumut ditetapkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) provinsi ini selaku desa binaan bangun desa terpadu program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga mulai tahun ini yang diharapkan tuntas menjadi mandiri pada tahun 2011.
Ketua TP-PKK Sumut Ny Hj Fatimah Habibi Syamsul Arifin mengemukakan hal itu pada rapat koordinasi bersama Ketua Dewan Pembina TP PKK Sumut H Syamsul Arifin yang juga Gubsu di Gubernuran Medan, Rabu (29/4) dihadiri segenap fungsionaris TP-PKK dan dewan pembina lainnya yang juga pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprovsu yang berhubungan tugas pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Empat desa dimaksud Desa Bulan Baru di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, Desa Nenasiam di Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara, Desa Kuala Lama di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdangbedagai dan Desa Siborutorup di Kecamatan Perangin-angin Kabupaten Humbahas yang merupakan desa binaan lanjutan.
Gubsu mengajak masyarakat dan pimpinan SKPD yang terlibat sebagai dewan Pembina membantu suksesnya desa binaan PKK yang programnya antara lain melakukan pembinaan secara terpadu yang juga diharapkan didukung oleh instansi sektoral yang berhubungan dengan tugas pemberdayaan desa.
Selanjutnya melalui SK tertanggal 13 April 2009 Gubsu selain menginstruksikan dukungan SKPD selaku dewan pembina juga meminta kabupaten dan kota turut membantu pembinaan desa dimaksud melalui APBD masing-masing sehingga program terpadu ini dapat efektif dan pembinaannya tuntas kepada masyarakat.
Ketua TP-PKK Sumut juga menjelaskan pada desa binaan akan bedah kampung 161 unit rumah sehat layak huni yang diharapkan tuntas sesuai program dan keterlibatan instansi maupun dunia usaha diharapkan agar jumlah rumah dapat lebih dari itu.
Ny Hj Fatimah Habibi mengemukakan pembangunan pemberdayaan keluarga menuju desa mandiri merupakan bagian dari upaya terwujudnya keadaan masyarakat setempat sesuai komitmen politik Pemprovsu rakyat bertakwa ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, rakyat jangan lapar, rakyat jangan bodoh, rakyat jangan sakit dan rakyat punya masa depan.
Gubsu H Syamsul Arifin berharap kegiatan ini menjadi motivator pemberdayaan masyarakat sehingga semua pihak terlibat diingatkan jangan sekedar rutinitas melainkan bersungguh-sungguh agar program ini juga mampu mengubah etos kerja masyarakat untuk memiliki daya juang lebih maju menuju kesejahteraan masyarakat.
Sumber:http://www.sumutprov.go.id/lengkap.php?id=1997 |