|
Jakarta : Hari Kamis (5/6) pagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan penghargaan Kalpataru dan Adipura di Istana Negara. Berikut adalah daftar penerima penghargaan Kalpataru dan Adipura. Pemberian penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas peran warga atau kelompok masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Para Penerima penghargaan Kalpataru dibagi menjadi empat :
A. Kategori Perintis Lingkungan diberikan kepada warga masyarakat yang bukan pegawai negeri dan bukan pula tokoh dari organisasi formal yang berhasil meritis pengembangan dan melerstarikan fungsi lingkungan hidup secara menonjol luar biasa dan merupakan kegiatan baru sama sekali bagi daerah atau kawasan yang bersangkutan. Mereka yang menerima penghargaan antara lain: 1. Cukup Rubiyanto, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat 2. Sriyatun, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur 3. Abu Wenna, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan 4. Theresia Mia Tobi, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur 5. Abbas H. Usman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau
B. Kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada petugas lapangan dan atau pegawai negeri yang mengabdikan diri dalam usaha pelestarian fungsi lingkungan hidup yang jauh melampaui kewajiban dan tugas pokoknya serta berlangsung cukup lama. Mereka yang berhak menerima penghargaan tersebut antara lain: 1. Jadjit Bustami, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur 2. Lalu Selamat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat 3. Muthalib Ahmad, Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
C. Kategori Penyelamat Lingkungan diberikan kepara kelompok masyarakat yang berhasil melakukan upaya-upaya pelestarian dan pencegahan kerusakan lingkungan hidup. Mereka yang menerima penghargaan tersebut antara lain: 1. Masyarakat Desa Pekraman Buahan, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali 2. Kelompok Tani Argo Mulyo, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur 3. LSM Bahtera Melayu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau
D. Kategori Pembina Lingkungan diberikan kepada pengusaha atau tokoh masyarakat yang berhasil dan punya prakarsa untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mempunyai pengauh membangkitkan kesadaran lingkungan dan peran masyarakat guna melestarikan fungsi lingkungan hidup atau berhasil menemukan teknologi baru yang ramah lingkungan. Mereka yang termasuk di dalam kategori ini adalah: 1. Ansgerius Takalapeta, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Penghargaan Adipura diberikan kepada kota-kota yang mempunyai fasilitas fisik yang baik dan selalu ditunjang oleh institusi, manajemen dan daya tanggap pengelolaan lingkungan hidup yang baik pula. Kota-kota yang berhak menerima anugerah Adipura antara lain : A. Kategori Kota Metropolitan: 1. Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan 2. Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta 3. Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta 4. Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur 5. Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 6. Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
B. Kategori Kota Besar: 1. Kota Pekanbaru, Provinsi Riau 2. Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau 3. Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat
C. Kategori Kota Sedang: 1. Kota Lumajang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur 2. Kota Jombang, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur 3. Kota Buting, Provinsi Sulawesi Utara 4. Kota Metro, Provinsi Lampung 5. Kota Gresik, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur 6. Kota Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur 7. Kota Jepara, Kabulaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah 8. Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur 9. Kota Carup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu 10. Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan 11. Kota Magelang, Privinsi Jawa Tengah 12. Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur 13. Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur 14. Kota Cianjur, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat 15. Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 16. Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara 17. Kota Payakumpuh, Provinsi Sulawesi Sumatera Barat 18. Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur 19. Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara 20. Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur 21. Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Timur 22. Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat 23. Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara 24. Kota Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur 25. Kota Pare-Pare, Provinsi Sulawesi Selatan 26. Kota Bontangm Provinsi Kalimantan Timur 27. Kota Watampone, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan 28. Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat
D. Kategori Kota Kecil: 1. Kota Amlapura, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali 2. Kota Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali 3. Kota Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali 4. Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan 5. Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali 6. Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan 7. Kota Badung, Kabupaten Badung, Provinsi Bali 8. Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara 9. Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan 10. Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara 11. Kota Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara 12. Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali 13. Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung 14. Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu 15. Kota Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 16. Kota Tabanan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali 17. Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat 18. Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat 19. Kota Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat 20. Kota Tuban, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur 21. Kota Magetan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur 22. Kota Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah 23. Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali 24. Kota Pati, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah 25. Kota Soe, Kabupaten Timor Timur Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur 26. Kota Sragen, Kabupaten Sdragen, Provinsi Jawa Tengah 27. Kota Boyolali, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah 28. Kota Batu Sangkat, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat 29. Kota Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah 30. Kota Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara 31. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur 32. Kota Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur 33. Kota Bangil, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur 34. Kota Majalengka, Kabupaten Bajalengka, Provinsi Jawa Barat 35. Kota Ngawi, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur 36. Kota Caruban, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur 37. Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur 38. Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kobar, Provinsi Kalimantan Tengah 39. Kota Ciamis, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat 40. Kota Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Barat 41. Kota Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat 42. Kota Garut, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat 43. Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatwera Barat 44. Kota Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 45. Kota Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur 46. Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi 47. Kota Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Tiimur 48. Kota Ponorogo, Pabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur 49. Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur 50. Kota Kuningan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat 51. Kota Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah 52. Kota Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara 53. Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur 54. Kota Fak-Fak, Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat 55. Kota Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur 56. Kota Kepahiang, Kabupaten Kepahian, Provinsi Bengkulu 57. Kota Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan
http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2008/06/05/3126.html |