Provinsi
D.I. Yogyakarta

Alamat:
Komp. Kepatihan Danurejan Yogjakarta 55213

Telepon:
(0274) 562811-145, 373444

Fax:
(0274) 562811-145, 373444

Email:
bid@pemda-diy.go.id

Website:
www.jogjaprov.go.id


Home arrow Provinsi D.I. Yogyakarta arrow Ekonomi arrow 30 Pengusaha Singapura Jajagi Investasi di Yogyakarta

30 Pengusaha Singapura Jajagi Investasi di Yogyakarta PDF Print
25-04-2008
KEPATIHAN, YOGYAKARTA – 30 Pengusaha besar di Singapura berkunjung ke Yogyakarta dalam rangka mengadakan misi dagangf dan investasi. Misi tersebut dipimpin oleh Presiden the Singapore Chinese Chamber of Commerce and Industry (SCCCI) Mr. Chua Thian Poh dan Dubes RI untuk Singapura Bapak Wardana. Rombongan Pengusaha Singapura tersebut diterima oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedung Willis, Kepatihan Yogyakarta kemarin(Kamis,24/4).

Kepada Gubernur DIY, Chua Thian Poh menjelaskan bahwa mereka berminat untuk investasi di beberapa sector seperti perkayuan (timber), pengolahan kayu, konstruksi, property, keuangan dan perbankan, perkapalan serta Legal Services.

Sementara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku  Buwono X seusai menerima rombongan kepada reporter www.jogjaprov.go.id  menjelaskan bahwa  rombongan delegasi pengusaha Singapura ke Yogyakarta  ini membawa  dua  potensi  investasi yaitu  satu pengusaha sedang  dan yang lain adalah industri sehingga  dalam presentasinya yang akan disampaikan  Provinsi DIY hari ini  yaitu  dalam rangka penjajagan kerjasama investasi ada yang small and medium  enterprice  ada yang memang bicara masalah industri..

Oleh karena itu lanjut Sri Sultan Hamengku Buwono X Pemerintah Provinsi DIY menjelaskan peluang-peluang yang memungkinkan pengusaha Singapura untuk investasi dan fasilitas-fasilitas  yang mungkin diberikan sebagai bentuk komitmen  Pemerintah Provinsi DIY  untuk bisa memfasilitasi  mereka dalam berinvestasi.

Namun dalam kesempatan itu Gubernur mengaku belum mengetahui peluang apa yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan  para pengusaha Singapura.
“Saat ini belum tahu, namun  yang penting peluang-peluang apa yang kira-kira  bisa dikerjasamakan tetapi  yang penting adalah clean lingkungan “, jelas Sultan.

Ketika ditanya lebih lanjut tentang peluang investasi yang bisa ditawarkan sehubungan dengan persayaratan  clean lingkungan, Sultan menyebut industri IT, kerajinan, atau industri processing.

“Sebetulnya  industri  yang clean ya, entah yang sifatnya industri  TI  karena memang  Yogyakarta banyak  lembaga pendidikan, jadi  relative orang terdidik juga cukup. Atau mungkin bisa back up di kerajinan  atau mungkin  entah itu  proses untuk  garment, pakaian atau industri sifatnya  food processing  dan sebagainya. Yang penting  apa yang ada pada mereka  kira-kira cocok”, kata Sultan.

Mengenai prospek kerjasama tersebut, Sultan menyatakan belum tahu persis. Gubernur akan menunggu apa tanggapan mereka terhadap presentasi Pemerintah Provinsi DIY, walau hal itu, juga bukan berarti setelah ada tanggapan terus investasi. ”Yang penting  apa yang bisa kita fasilitasi”, jelas Sultan.

Sumber: Subidang Pemberitaan Bidang Humas BID DIY.

 
Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. All rights reserved 2008