Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional

Alamat:
-
Jl.Taman Suropati
No.2
Jakarta 10310

Telepon:
021-3905650

Fax:
-

Email:
ad@bappenas.go.id

Website:
www.bappenas.go.id
Home arrow Setingkat Menteri Badan Perencanaan Pemb Nasional arrow Ketenagakerjaan arrow Pengangguran Naik 2,5 Juta Orang

Pengangguran Naik 2,5 Juta Orang PDF Print
20-03-2007
Menakertrans, Erman SuparnoJumlah pengangguran di Indonesia pada tahun ini diperkirakan bakal bertambah. Angkanya pun tidak tanggung-tanggung. ''Pada 2007 diperkirakan ada kenaikan jumlah pengangguran kurang lebih 2,5 juta orang,'' kata Menakertrans, Erman Suparno.

Sekadar perbandingan, pada 2005, jumlah pengangguran mencapai 11,9 juta orang. Kemudian, turun menjadi sekitar 10,9 juta orang pada 2006. Penyebab naiknya jumlah pengangguran ini, ungkap Erman, karena ada angkatan kerja baru dari lulusan pendidikan sekitar 2,3 juta orang. Selebihnya adalah pengangguran yang disebabkan oleh beruntunnya bencana alam beberapa waktu belakangan.

Dari berbagai bencana, musibah banjir di Jabotabek memberikan kontribusi tertinggi hilangnya pekerjaan. ''Akibat banjir itu, sekitar 223 ribu orang kehilangan pekerjaan.''

Gempa yang melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, menempati urutan kedua. Sekitar 60 ribu orang terpaksa kehilangan sumber mata pencaharian. ''Mereka tadinya bekerja di sektor industri kecil, kerajinan, pertanian, jasa perdagangan, serta sektor informal lainnya.''

Sementara lumpur panas Lapindo di Sidoarjo, mengakibatkan 20 ribu orang kehilangan pekerjaan. Sebelumnya, mereka bekerja pada sektor industri, jasa perdagangan, transportasi, pengrajin, pertanian, serta sektor informal lainnya.

Sedangkan gempa di Sumbar menjadikan sekitar 15 ribu orang tak bisa bekerja. Sebagian besar di antara mereka bekerja di sektor transportasi, pertanian, dan jasa perdagangan.

Sedangkan, gempa di NTT diperkirakan menyebabkan 600 orang yang semula bekerja di sektor pertanian dan transportasi, harus rela tak mendapatkan nafkah.

Depnakertrans, kata Erman, tak tinggal diam membiarkan jumlah pengangguran bertambah. Salah satu upaya yang akan digalakkan adalah memperbaiki iklim ketenagakerjaan agar lebih kondusif, sehingga menggairahkan dunia usaha dan investasi. Makin maraknya investasi, diharapkan memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja. Langkah yang lain adalah menambah peluang kerja ke luar negeri (TKI); dari hanya 15 negara menjadi 30 negara. ''Sehingga, target penempatan sebanyak 750 ribu tenaga kerja tahun ini dapat tercapai,'' jelas Erman, , di Jakarta, Kamis (15/3).

Pihaknya juga bakal menggelar program transmigrasi berparadigma baru. Konsepnya, membangun kota terpadu mandiri di kawasan transmigrasi. ''Tahun ini kita targetkan penempatan 10.200 kepala keluarga. Ini artinya membuka peluang bagi sekitar 88 ribu tenaga kerja baru.''

Bukan tak mungkin, jika beberapa upaya tersebut terealisasi, pada 2007 jumlah pengangguran dapat ditekan 1,5 juta orang, sehingga hanya berjumlah 9,4 juta orang. ''Penurunan ini masih lebih tinggi dibanding 2006 yang berhasil mengurangi satu juta pengangguran,'' kata Erman.

Penambahan jumlah pengangguran itu, kata ekonom Iman Sugema, merefleksikan kegagalan pemerintah, terutama tim ekonomi, dalam mengambil jalur strategi yang pro job, pro employee, dan pro poor. ''Orientasinya hanya pertumbuhan, tanpa disertai kualitas. Triple track itu hanya retorika,'' kata Erman.

http://perpustakaan.bappenas.go.id/pls/kliping/data_access.show_file_clp?v_filename=F32187/Pengangguran-Rep.htm
 
Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. All rights reserved 2008