|
BANJARMASIN - Bagi masyarakat pecinta seni, Taman Budaya Kalsel selama sepekan, di mulai dari tanggal 18-24 Februari akan menggelar Ekperimenasi dan Pameran Seni Lukis karya-karya pelukis benua di Gesung Wargasari.
Perelatan ini diselenggarakan menjadi salah satu pendorong atau penggerak yang memicu lahirnya kreativitas berupa ide, gagasan, nilai-nilai artistik, eksplorasi, dan eksperimentasi pelukis-pelukis banua yang berada pada kantung-kantung seni lukis di Kalsel. Menurut Kepala Taman Budaya Kalsel, Drs Akhmadi Soufyan, Heri purwanto selaku ketua komunitas Bang wetan membenarkan, pameran lukisan ini untuk mengembangkan seni lukis Kalsel, di antara sedikitnya wahana untuk berekspresi yang digagas oleh berbagai pihak yang dalam tiga sampai lima tahun terakhir ini sangat membesarkan hati. "Dengan pijakan mengembangkan potensi pelukis-pelukis Kalsel melalui pameran-pameran,dan program-program berikutnya, semoga ini akan mengalirkan wacana-wacana seni lukis," ujarnya. sekitar 30 pelukis Kalsel akan memaerkan karya-karyanya pada perhelatan ini."Sedikitnya satu pelukis membawa 3 koleksi lukisan untuk dipamerkan di sini, Sementara sebagian masih memamerkan lukisan denan bingkai biasa, saya juga ingin ada perubahan dengan membuat rak-rak untuk menempatkan lukisan disertai lampu yang nanti akan menambah indah lukisan-lukisan tersebut," tutur Akhmadi. Para pelukis yang akan berpartisipasi, lanjut dia, antara lain antaranya Ketua Balambika Nanang M Yus, Adjim Arijadi, M Syachriel M Noor, Rizali Noor, Zulian Rivani, Anita S Bayu , Ali Seven, Aswin, Norman dan lain-lain. Di tempat bebeda, Nanang M Yus mengatakan, akan mengikutkan tiga karya pada pameran nanti, yaitu Penari Bali, bagandeng, dan Bunga Mawar. "Semoga ini akan membuat lebih semangat berkarya, sebeb lewat lukisan bisa mensurgesti, sebagai media efektif menyampaikan kritik, saran, bahkan propaganda," kata Nanang M Yus. http://www.kalselprov.go.id/berita/taman-budaya-kalsel-gelar-eksperimentasi-dan-pameran-seni-lukis
|