Perdagangan

Home arrow Perdagangan

05-02-2010
Kalsel Jajaki Pasar Dubai PDF E-mail

BANJARMASIN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menjual dupa dan gaharu ke negara-negara Arab seperti Dubai.


"Itu merupakan salah satu terobosan baru ekspor bidang perkebunan," kata Kabid Perdagangan Luar Negeri Disperindag Kalsel, Siti Djumiah, di Banjarmasin, Kamis (4/12).

Ia mengatakan pihaknya akan mengikuti pameran 'Dubai Global Village' pada 7 Februari 2010 untuk menjajaki  potensi tanaman wangi-wangian tersebut.

"Negara Arab adalah pengguna wangi-wangian yang cukup besar, kita coba menerobos pasar tersebut memulai paneran di negara yang kini menjadi pusat perdagangan dunia tersebut," katanya.

Saat ini, katanya, negara penghasil wangi-wangian yang sudah dikenal dan menguasai pasar di Arab adalah Korea.

Namun, katanya, dupa dari negara tersebut telah mendapatkan berbagai macam campuran, sehingga keasliannya sudah jauh berkurang.

Hal itu berbeda dengan dupa dari Kalsel yang kini sedang dikembangkan di Kabupaten Balangan, keaslian dan keharuman khas wangi pohon gaharu sangat tajam.

"Bila warga Dubai sudah mengenal Dupa Kalsel, saya yakin kita bisa menggeser pasar Dupa yang ada saat ini," katanya.

Menurut Djumiah, potensi pasar Dupa dan kayu Gaharu cukup besar, karena selain Arab, India juga sangat menyukai dengan wangi-wangian Dupa.

Untuk pasar nasional, katanya, pangsa pasar yang paling besar untuk dupa adalah Bali.

"Saat ini baru bisa menjual ke Bali, makanya kita akan menjajaki ke Dubai," katanya.

Selain dupa, kata dia, Jamu khas Kalimantan juga akan dicoba untuk diperkenalkan ke negara muslin itu yaitu Jamu Sarigading yang kini khasiatnya juga mulai diakui secara nasional.

Menurut dia, pihaknya kini sedang gencar mencari terobosan baru untuk ekspor dengan harapan pada saatnya nanti KAlsel tidak terlalu bergantung dengan batu bara.

Saat ini, nilai ekspo Klasel menduduki peringkat ke tujuh seluruh Indonesia dengan nilai ekspor terbesar sektor batu bara.

"Kondisi tersebut berbeda dengan Surabaya, Jawa Timur yang ekspornya didominasi bidang kerajinan dan tanaman pangan," katanya

http://www.kalselprov.go.id/berita/kalsel-jajaki-pasar-dubai

 
Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. All rights reserved 2008