English Version
Perdagangan
Tentang Indonesia
Lembaga Tinggi Negara
Kementerian
Setingkat Menteri
LPND
Pemerintah Daerah
BUMN
Perwakilan Negara
Home
Perdagangan
06-11-2009
Pengusaha Inggris Tertarik Investasi di Indonesia
Di tengah terpuruknya perekonomian global, Indonesia masih memiliki ekonomi yang tangguh dan terbaik di antara negara-negara Asia Tenggara. Oleh sebab itu, Menteri Perdagangan Investasi, dan Usaha Kecil Inggris, Lord Davies of Abersoch pun tak segan-segan memuji.
Dalam kunjungannya ke Departemen Perdagangan, Davies mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara terpenting di masa mendatang. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang paling baik di wilayah Asia Tenggara. "Kami telah mengidentifikasi negara ini sebagai sebuah pasar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi," ujarnya.
Menurut dia, Indonesia sangat berpotensi bagi eksporter Inggris. Perusahaan-perusahaan Indonesia, kata Davis, dapat memperoleh keuntungan dari perdagangan dan berbisnis di Inggris. Oleh karena itu, Davis mengajak pemerintah Indonesia melawan keinginan akan proteksionisme. "Dengan senantiasa membuka batasan, merupakan satu-satunya cara untuk meningkatkan kesejahteraan," imbuhnya.
Data dari Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, dia mengetahui bahwa tahun lalu GDP Indonesia tumbuh hingga 6,1 persen. Kondisi ekonomi itu, juga didorong oleh paket stimulus sebesar USD 5 miliar. Indonesia juga memiliki pertumbuhan kelas menengah dimana 20 juta orang memiliki daya beli yang tinggi. "Kita berharap perusahaan-perusahaan Indonesia dapat melihat perusahaan-perusahaan Inggris sebagai mitra kerja," lanjutnya.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan dalam pertemuan kali ini mengangkat isu-isu tentang kepastian hukum hingga konsistensi perdagangan tertutup dan terbuka bersyarat. Pemerintah Indonesia memberi komitmen atas isu-isu tersebut dan memprioritaskan infrstruktur karena banyak pengusaha Inggris yang tertarik berinvestasi di Indonesia. "Sejauh ini mereka masih melakukan penjajakan," tukasnya.
Di tempat lain, Menteri Perindustruian MS Hidayat juga melakukan pertemuan dengan Lord Davies. Menurut Hidayat, pemerintah Inggris ingin mempererat hubungan kerja sama ekonomi dan bisnis dengan pemerintah Indonesia seperti industri pengolahan minya kelapa sawit (crude palm oil) dan maritim services. "Beberapa industri yang kita bicarakan antara lain industri pengolahan minyak kelapa sawit dan maritim services," lanjutnya.
Sumber:
http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=BeritaNasional&op=detail_berita&id=2103
Berita Lainnya
06-11-2009
Pengusaha Inggris Tertarik Investasi di Indonesia
14-10-2009
Potensi Ekpansi Produk Ekspor Indonesia ke Mesir
17-09-2009
Indonesia Lakukan Proses Transparansi di WTO
15-09-2009
Indonesia Akhiri Tugas sebagai Presiden TDB UNCTAD dengan Torehan Sejarah
14-09-2009
Mendag: Stok dan Harga Beras Stabil
09-09-2009
Mendag: Tambahan impor raw sugar 180.000 ton
09-09-2009
Ministerial Meeting on re-Energizing Doha: A Commitment to Development, New Delhi, 3-4 Sept 2009
28-08-2009
Panama Berminat Impor Lebih Banyak Tekstil, Yarn dan footwear dari Indonesia
27-08-2009
Mendag: Kenaikan harga sembako masih wajar
21-08-2009
Mendag ajak inventarisir masalah FTA Asean-China
<<
<
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
>
>>
Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. All rights reserved 2008