|
SEMARANG – Pemprov Jateng siap mengamankan target megaproyek tol trans- Jawa yang direncanakan selesai tiga tahun ke depan.
Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan langkah-langkah penyelesaian pembangunan jalur tol di Jateng. “Kita berharap, bisa secepatnya proyek tol di Jawa Tengah ini segera selesai. Kalau bisa lebih cepat pasti lebih baik,” ungkapnya di Semarang kemarin. Selama ini telah ada pembagian kerja sama pemerintah dan swasta untuk merealisasikan proyek tol trans- Jawa di Jawa Tengah itu. Menurut Danang, untuk proyek tol di kawasan pantai utara (pantura), yakni dari Pejagan– Pemalang–Batang hingga Semarang akan dikerjakan penuh oleh pihak swasta. “Sementara untuk Semarang–Solo sampai Mantingan, perbatasan Jawa Timur, dilakukan pemerintah,” terangnya. Seperti diberitakan, saat mendampingi Wapres Boediono di jalur tol Semarang- Solo, Sabtu (6/2) lalu, Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung menargetkan, pembangunan tol trans-Jawa dapat diselesaikan dalam tiga tahun ke depan. Meski saat ini masih terdapat kendala, terutama pada pembebasan lahan, pihaknya terus berupaya menggandeng semua pihak agar masalah itu segera diselesaikan. Danang tak menampik megaproyek pembangunan tol trans-Jawa di Jawa Tengah masih mengalami kendala dalam pembebasan lahan. Padahal, papar Danang, jika lahan itu sudah bisa dibebaskan, konstruksi bisa segera dimulai. “Mudahmudahan pembebasan lahan ini segera selesai dan konstruksi dapat segera dimulai,” sebutnya. Terpisah, anggota Komisi D DPRD Jateng Kamal Fauzi berharap, Pemprov Jateng dan pemerintah daerah menguatkan sinerginya dalam upaya pembebasan lahan untuk proyek tol itu. Apalagi, jelas Kamal, sejumlah lahan yang bakal dilintasi jalur tol beberapa di antaranya merupakan aset pemerintah daerah. (muh slamet) http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/302969/38/
|