|
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menerima penghargaan internasional. Penghargaan yang diberikan kepada Presiden SBY kali ini adalah “The Gold Standard Awards 2009” untuk kategori “The Gold Standard in Political Communications”. Penghargaan ini diberikan oleh sebuah lembaga internasional berbasis di Hongkong, yaitu Public Affairs Asia.
Public Affairs Asia (PAA) adalah sebuah lembaga independen yang menekuni analisa-analisa mendalam tentang berbagai isu yang dihadapi oleh pejabat publik maupun kalangan profesi yang tertarik dengan maupun berkecimpung di wilayah Asia. Sedangkan ”The Gold Standard Awards” (TGSA) 2009 merupakan penghargaan pertama yang diberikan lembaga itu sebagai pengakuan atas prestasi perusahaan, pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam bidang kemasyarakatan, hubungan pemerintahan, komunikasi, dan transparansi.
TGSA diberikan untuk beberapa kategori, yaitu The Gold Standard in Government Relations, in Public Affairs (Consultancy), in Public Affairs (House), in Social Media Innovation, in Shareholder Management, in Crisis Communications, in Country or Trade Promotion, dan in Sustainability. Kemudian The Gold Standard in Government Transparency, in Leadership and Development, dan nominasi khusus yang bersifat terbuka yaitu “The Gold Standard in Political Communications” yang diberikan kepada Presiden SBY.. Dewan Juri terdiri atas 40 kalangan profesi yang memiliki reputasi tinggi dari berbagai sektor, pemerintahan, konsultan, pengusaha, LSM dan misi dagang. Kandidat lain yang dinominasikan untuk kategori The Gold Standard for Political Communication adalah Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva dan pengumpul dana amal untuk Afghanistan, Ryan Gawn. Pada Kamis (4/2) malam waktu setempat, Direktur Eksekutif PAA, Craig Hoy, menyerakan penghargaan tersebut kepada Presiden SBY dan pemenang lainnya dalam resepsi yang diselenggarakan di Foreign Correspondents’ Club, Hongkong. Putra Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono, didampingi Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Dr. Dino Patti Djalal menerima penghargaan tersebut mewakili Presiden SBY. Meskipun tidak sempat datang dan menerima langsung penghargaan tersebut, Presiden SBY menyampaikan ucapan terimakasih atas nama rakyat Indonesia melalui rekaman video yang ditayangkan pada acara resepsi. Dengan kerendahan hati, Presiden SBY menerima penghargaan tersebut atas nama bangsa Indonesia yang telah memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin Indonesia. Sebelumnya, pada Mei 2009, SBY terpilih sebagai salah seorang dari 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2009 versi majalah Time. Lalu, November 2007, Presiden SBY juga menerima penghargaan internasional, “Democracy Award” dari International Associations of Political Consultants (IAPC) atas kontribusi besar beliau terhadap bekerjanya sistem politik demokratis. Bahkan, setahun lebih setelah dilantik sebagai Presiden RI ke lima, SBY sempat dinominasikan sebagai kandidat Nobel bidang Perdamaian. (osa) http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2010/02/04/5107.html
|