|
CHA-AM--MI: Negara-negara Asia Tenggara di bawah naungan ASEAN menyampaikan komitmennya untuk semakin mengentaskan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dengan membentuk sebuah komisi HAM.
Hal tersebut disampaikan negara-negara Asia Tenggara dalam konferensi tahunan ASEAN yang digelar pada Jumat (23/10) di Thailand. Komisi yang dibentuk dan diluncurkan dalam konferensi tersebut bernama Intergovernmental Commission on Human Rights. Para aktivisnya menyatakan akan berbuat banyak untuk mencegah para pelanggar HAM beraksi seperti yang terjadi di salah satu negara anggota ASEAN, Myanmar. Dirasakannya mendesak adalah karena pemerintah Myanmar dianggap tidak memberikan hukuman pada pelaku pelanggar HAM dan hanya berpusat pada promosi dibanding perlindungan HAM. Meskipun demikian, pelaksanaanya diyakini negara-negara ASEAN akan menemui kesulitan. Terlebih lagi ketika berusaha menyatukan komitmen dari negara komunis, negara kerajaan, kesultanan, dan militer yang masing-masing dimiliki oleh ASEAN. "Memang tugas tersebut tidaklah mudah. Di masa semakin mengglobalnya dunia, kami tidak lagi memiliki banyak waktu," ujar Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva, yang negaranya menjadi tuan rumah konferensi tersebut. Konferensi tahunan ASEAN kali ini memang diagendakan membahas dua hal penting, yakni meluncurkan komisi yang secara tajam mengkritik pelanggaran HAM dan juga mencari cara terbaik mencapai integrasi ekonomi diantara negara-negara Asia Tenggara hingga tahun 2015. (AP/OL-02) http://www.mediaindonesia.com/read/2009/10/23/101789/39/6/ASEAN-Sepakat-Bentuk-Komisi-HAM
|