Departemen Pertanian

Alamat:
Jl. Harsono RM No.3
Ragunan PS. Minggu
Jakarta 12550

Telepon:
021-7804056

Fax:
021-7804237

Email:
webmaster@deptan.go.id

Website:
www.deptan.go.id

Home arrow Departemen Pertanian arrow Ekonomi arrow Wapres Tekankan Perlunya Cadangan Pangan

Wapres Tekankan Perlunya Cadangan Pangan PDF Print
18-11-2009

Roma  - Wapres Boediono saat berbicara pada KTT Keamanan Pangan Dunia di Kantor Pusat Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Rabu pagi akan menekan perlunya cadangan pangan. "Indonesia, Wapres, akan memberikan suatu pernyataan terkait perlunya cadangan pangan untuk jaga-jaga kemungkinan bencana kelaparan," kata Mentan Suwarno di Roma, Selasa malam (Rabu dini hari WIB), saat ditanya agenda yang akan dibawa Indonesia pada KTT tersebut.

Suwarno mengatakan saat ini diperkirakan satu miliar orang menderita kelaparan sehingga diperlukan cadangan pangan untuk mengatasi hal tersebut. Suwarno bersama Wapres tiba di Roma Selasa malam.

KTT Pangan sendiri dilaksanakan pada 16-18 November dan juga dihadiri kepala negara dari beberapa negara anggota.

Sementara itu pada pembukaan KTT, para pemimpin dunia setuju memperbaharui komitmen mengurangi kelaparan di dunia.

Mereka juga setuju untuk mencegah terjadinya pengurangan dana domestik maupun internasional untuk mendukung pertanian dan investasi di sektor ini, meningkatkan kemitraan global untuk menangani masalah kelaparan, dan secara proaktif menangani masalah perubahan iklim yang dapat mempengaruhi pertanian.

Saat membuka KTT, Sekjen PBB Ban Ki Moon meminta perhatian dunia untuk memperhatikan masalah pangan ke depan. "Tidak ada keamanan pangan tanpa keamanan iklim," katanya.

Ia mengatakan, jika salju di Himalaya mencair maka akan mempengaruhi kehidupan ratusan juta penduduk di China dan miliaran penduduk di Asia.

Menurut catatan FAO, saat ini sekitar satu miliar orang terancam kelaparan. Dirjen FAO Jacques Diouf menekankan pentingnya memproduksi makanan di tempat penduduk yang miskin dan kelaparan tinggal serta meningkatkan investasi di kawasan regionalnya.

Ia mengatakan, di beberapa negara maju, dua hingga empat persen penduduknya mampu memproduksi makanan untuk seluruh penduduknya bahkan mengekspornya.

Namun di mayoritas negara berkembang 60 sampai 80 persen penduduknya tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh penduduknya.

Diouf mengatakan, untuk mengurangi kelaparan dari muka bumi diperlukan bantuan pembangunan sebesar 44 miliar dolar AS per tahun untuk diinvestasikan pada infrastruktur, teknologi dan hal-hal modern lainnya.

Angka tersebut, katanya, lebih kecil jika dibandingkan pengeluaran militer untuk militer oleh dunia pada tahun 2007 sebesar 1.340 miliar dolar .(*)

 

http://www.antaranews.com/berita/1258488641/wapres-tekankan-perlunya-cadangan-pangan

 
Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. All rights reserved 2008