There are no translations available.
Gempa kembali melanda Nanggroe Aceh Darussalam Rabu (11/4) pukul. 15.38 WIB. Kementerian Sosial melakukan langkah antisipatif dampak gempa yang berpusat di Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam tersebut dengan mengirimkan bantuan kedaruratan dalam bentuk permakanan, Family Kit, Lauk Pauk dan Sandang bernilai sebesar Satu Milyar Empat Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Enam Puluh Ribu Delapan Ratus Rupiah (Rp. 1. 043.360.800,-). Selain itu dikerahkan pula personil Tagana di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebanyak 1.103 orang, Sumatera Utara 800 orang, Sumatera Barat 1.200 orang, Bengkulu 425 orang dan Lampung 630 orang. Hal ini disampaikan Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri dalam Konferensi Pers, Kamis (12/4) yang digelar Biro Humas di Ruang Media Center Lantai I, Kementerian Sosial.
Gempa berkekuatan 8,5 skala Richter dengan kedalaman 10 km tersebut menimbulkan kepanikan luar biasa pada masyarakat yang masih trauma
dengan gempa dan tsunami tahun 2004. Selain Nanggroe Aceh Darussalam, dampak gempa juga dirasakan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung bahkan mencapai Thailand, Srilanka dan India. Hingga kini jumlah korban jiwa dan kerusakan rumah dalam verifikasi dan pendataan.
Untuk langkah selanjutnya, Kementerian Sosial akan berupaya melakukan pendistribusian bantuan darurat kepada masyarakat yang masih berada di tempat pengungsian dan meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi terjadinya kembali gempa susulan serta mengintensifkan penyuluhan sosial kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana kembali.
Sumber : http://www.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=16969